Internasional
Presiden Ukraina Minta PBB dan UNESCO Keluarkan Rusia dari Keanggotaan
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy minta PBB dan UNESCO mengusir Rusia dari keanggotaan.
"Apa yang bisa kita bicarakan dengan negara barbar, dengan negara teroris? tanyanya.
"Tentang peluru artileri mana yang lebih baik untuk menghancurkan warisan sejarah? tambahnya.
Kami mengharapkan tanggapan yang logis dan adil dari PBB dan UNESCO.
Baca juga: Ibu Negara Ukraina Ingatkan AS, Tidak Mati Rasa Dengan Berita Suram
"Ini adalah Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan Statutanya tidak menganggap bersatu dengan teroris," harapnya.
"Isolasi Rusia harus lengkap, harus bertanggung jawab atas kejahatannya," ujarnya.
Sebelumnya, sebuah gereja berusia 400 tahun di Oblast, Donetsk yang diperebutkan, timur Ukraina, dilaporkan diserang oleh artileri Rusia.
Situs budaya, yang terletak di daerah yang sebagian besar berbahasa Rusia, berasal dari abad ke-17.
Dimiliki oleh Patriarkat Moskow yang dipimpin Patriark Kirill, seorang pendukung setia Vladimir Putin dan perang di Ukraina.
Oleksandr Tkachenko, Menteri Kebudayaan Ukraina, menyalahkan pasukan Rusia atas kebakaran itu dalam sebuah postingan di media sosial.
Baca juga: Warga Mariupol Bertanya: Apakah Rakyat Ukraina Pantas Berperang?
Dia mengatakan sekitar 300 pengungsi Ukraina mencari perlindungan di sana, termasuk 60 anak-anak.
Rusia terus membuktikan ketidakmampuannya untuk menjadi bagian dari dunia yang beradab," katanya dalam pernyataan yang mengutuk serangan itu.
Kementerian pertahanan Rusia membantah terlibat, menuduh pasukan Ukraina membakar gereja sebelum mundur.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-ukraina-volodymyr-zelenskyy-siap-tantang-rusia.jpg)