Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Dewan Lhokseumawe Harapkan PBM di Sekolah Segera Normal Kembali 

PBM secara daring sempat terjadi di Kota Lhokseumawe saat awal pandemi Covid-19. Yakni pada Maret -Oktober 2020 atau selama delapan bulan.

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Anggota DPRK Lhokseumawe, Dicky Saputra. 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOkSEUMAWE -  Anggota DPRK Lhokseumawe, Dicky Saputra, pada Kamis (9/6/2022),  mengharapkan agar saat dimulai proses belajar mengajar atau PBM tahun ajaran  baru, yakni pada 13 Juli 2022 mendatang, jangan lagi menggunakan sistem tatap muka terbatas.

Tapi bisa digelar secara normal kembali. Sehubungan kasus Covid-19 di Lhokseimawe kini sudah melandai.

Untuk diketahui, PBM secara daring sempat terjadi di Kota Lhokseumawe saat awal pandemi Covid-19. Yakni pada Maret -Oktober 2020 atau selama delapan bulan.

Namun mulai November 2020, PBM mulai digeĺar secara tatap muka terbatas  dengan aturan ketat yang sesuai dengan protokol kesehatan. Aturanya seperti jumlah siswa untuk satu ruangan berkurang 50 persen dari jumlah di masa normal, makanya, satu pekan, setiap murid hanya bersekolah tiga hari. 

Jam belajar dipersingkat. Untuk jadwal belajar, pastinya tidak boleh lewat dari pukul 12.00 WIB. Tidak ada kantin di sekolah yang buka. Sehingga para murid harus membawa bekal makanan dan minuman dari rumah. 

Jam istirahat hanya di lokal dengan waktu yang singkat, tidak seperti di masa normal dulunya.

Serta setiap murid dan guru, wajib menjalankan protokol kesehatan. Selalu pakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. 

PMB secara tatap muka terbatas pun masih berlangsung hingga sekarang. Meskipun dasarnya sejak beberapa bulan lalu, kasus Covid-19 di Lhokseumawe sudah melandai.

Dijelaskan, sejak ditetap PMB secara darring maupun terbataa, tentunya pendidikan formal tidak bisa diserap secara maksimal oleh para murid. Disamping juga memberi  peluang para anak-anak untuk memanfaatkan waktu luang untuk hal-hal yang tidak berguna."'Seperti sibuk bermian game atau lainnya," katanya.

Jadi, menurut Dicky, sudah seharusnya pada  tahun ajaran baru ini PMB bisa berlangsung normal. Sehingga para murid pun dapat belajar secara maksimal kembali.(*)

Baca juga: Kasus Tewasnya Tahanan di RTP Polrestabes Medan, Korban Dianiaya, Dipaksa Masturbasi Pakai Balsem

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved