Breaking News:

Kisah Misteri

Misteri Akar Leluhur Suku Melanesia di Papua Nugini, Bikin Bingung Pakar DNA

Pencarian tautan dalam DNA Melanesia mengungkapkan sejumlah fakta aneh dan menarik lainnya tentang masyarakat Melanesia.

Editor: Taufik Hidayat
File Intisarionline
Gambaran Suku Melanesia masa lalu di Papua Nugini 

SERAMBINEWS.COM -  Kebingungan para pakar DNA terkait akar nenek moyang Suku Melanesia di Papua Nugini muncul pada akhir 2016, saat para peneliti menemukan celah genetik dalam DNA orang Melanesia.

Celah genetik ini menunjukkan sepertiga DNA nenek moyang orang Melanesia yang sebelumnya tidak diketahui.

Dunia ilmiah pun kemudian berspekulasi teori yang berbeda tentang siapa yang menyediakan mata rantai yang hilang dalam DNA Melanesia.

Tinggal di daerah yang sangat terisolasi, orang Melanesia mengembangkan budaya khas mereka sendiri, termasuk sejumlah metode unik pembuatan mumi.

Sekarang mereka juga membanggakan salah satu jejak genetik paling unik dari populasi lain mana pun, membuat banyak orang berteori tentang kemungkinan nenek moyang orang Melanesia.

Pencarian tautan dalam DNA Melanesia mengungkapkan sejumlah fakta aneh dan menarik lainnya tentang masyarakat Melanesia.

Mereka masing-masing memiliki gen dari Neanderthal dan Denisovan, dan gen mereka juga muncul dalam populasi Amerika, yang berarti mereka melakukan perjalanan jauh melampaui wilayah Oseania.

Bahkan semua informasi baru ini hanya memberi peneliti sejumlah jawaban terbatas, karena sebagian besar, seperti nenek moyang ketiga orang Melanesia, tetap hilang oleh waktu.

Orang Melanesia Sedikit Sama dengan Orang Polinesia

Empat kelompok utama penduduk Kepulauan Pasifik – Malaysia, Melanesia, Polinesia, dan Mikronesia – diidentifikasi selama abad ke-19, dengan para ahli teori menyatakan bahwa mereka memiliki asal dan DNA yang sama.

Namun, selama awal abad ke-21, bukti DNA membuktikan bahwa orang Polinesia dan Mikronesia memiliki sedikit kesamaan dengan orang Melanesia dalam hal genetika.

Hanya setelah Polinesia dan Melanesia memantapkan diri di Oseania, mereka bertemu dan mencampur DNA satu sama lain.

Orang Melanesia Menelusuri DNA Unik Mereka Kembali ke Zaman Batu

Pada tahun 2010, identitas genetik Melanesia mengungkapkan dirinya bahkan lebih tidak jelas dari yang diharapkan.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved