Petani Bakar Buah Kelapa Sawit
BREAKING NEWS - Petani Bakar Buah Kelapa Sawit di Subulussalam
Sejumlah petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kota Subulussalam menggelar aksi pembakaran buah kelapa sawit
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Sementara di PMKS PT Samudera Sawit Nabati (SSN) Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, membeli TBS kelapa sawit sebesar Rp 1.800 per kilogram.
Lalu di PMKS PT Bangun Sempurna Lestari (BSL) Pelayangan, Desa Buluh Dori, Kecamatan Simpang Kiri, hanya membeli TBS kelapa sawit sebesar Rp 1.770 per kilogram.
Harga TBS kelapa sawit paling rendah adalah di PMKS PT Bumi Daya Agrotamas (BDA) Kecamatan Longkib yakni Rp 1.700 per kilogram.
Netap yang juga mantan anggota DPRK Subulussalam tersebut berharap adanya perhatian pemerintah baik provinsi maupun pusat terhadap kondisi para petani kelapa sawit.
Sebab, meski larangan ekspor telah dicabut, dan Menteri Pertanian sudah mengeluarkan surat edaran hingga dibentuknya gugus tugas harga TBS Kelapa Sawit oleh Luhut Binsar Panjaitan namun fakta di lapangan belum berpengaruh.
Baca juga: Usai Melahirkan, dr Boyke Anjurkan Wanita Lakukan Hal Ini Bisa Bikin Vagina Makin Rapat dan Kencang
“Makanya sebagai ketua asosiasi petani kami meminta pemerintah, mulai dari bapak Gubernur, menteri pertanian dan pak Luhut hingga Bapak Presiden Joko Widodo agar tegas dalam hal ini. Tolong rakyat bapak yang notabene petani kelapa sawit.
Yang kami minta hanya soal harga berpedoman pada Permentan Nomor 01 Tahun 2018 dan ketetapan harga tim penetap provinsi,” tegas Netap
Pantauan Serambinews.com, harga TBS petani di Kota Subulussalam per Senin (13/6/2022) hanya berkisar Rp 1.400 hingga Rp 1.500 per kilogram.
Angka itu diprediksi akan kembali melorot lantaran pihak Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) yang beroperasi di Subulussalam saban hari menurunkan harga TBS.
Meskipun Crude Palm Oil (CPO) kini sudah dapat diekspor namun harga TBS Kelapa Sawit di Kota Subulussalam kini semakin parah.
Bahkan harga saat ini sudah mencapai titik terendah dalam setahun terakhir.”Harga TBS masih hancur, kemarin hanya Rp 1.500-an per kilogram, itu pun kalau lokasinya agak bagus,” kata Maha, salah seorang petani kelapa sawit kepada Serambinews.com.
Menurut warga, harga TBS sawit makin merosot dalam tiga bulan terakhir. Harga makin anjlok menjelang lebaran lalu.
Baca juga: Wakil Wali Kota Buka Training Raya HMI Cabang Langsa Tingkat Nasional
Padahal, sejak tanggal Senin 23 Mei lalu pemerintah sudah membebaskan ekspor CPO. Selain itu, saat ini harga minyak sawit mentah juga tetap mengalami kenaikan dan menguat.
Meski harga CPO menguat, di lapangan TBS justru anjlok. Dilaporkan, harga TBS sampai saat ini masih belum menunjukan kenaikan.
PMKS di Kota Subulussalam terus menurunkan harga dengan tidak berpedoman lagi pada harga CPO & harga penetapan provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-bakar-buah-kelapa-sawit-di-subulussalam.jpg)