Internasional

PBB Minta Rusia Tidak Adopsi Anak-Anak dan Anak Muda Ukraina ke Moskow

Seorang pejabat senior PBB meminta Rusia tidak memindahkan anak-anak dan anak muda Ukraina untuk diadopsi di Rusia.

Editor: M Nur Pakar
AFP/CRISTIAN NISTOR
Jill Biden (baju hitam putih) didampingi Ibu Negara Rumania, Carmen Iohannis, berdialog dengan murid dan guru pengungsi Ukraina di sekolah tersebut, kemarin 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Seorang pejabat senior PBB meminta Rusia tidak memindahkan anak-anak dan anak muda Ukraina untuk diadopsi di Rusia.

Diyakini, ribuan anak muda Ukraina telah dipindahkan ke Rusia sejak invasi Moskow pada 24 Februari 2022.

“Kami menegaskan kembali, termasuk kepada Federasi Rusia, adopsi tidak boleh terjadi selama atau segera setelah keadaan darurat,” kata Asfhan Khan, Direktur Regional UNICEF untuk Eropa dan Asia Tengah.

Anak-anak seperti itu tidak dapat dianggap sebagai yatim piatu dan gerakan mereka harus sukarela, tambah Khan.

Baca juga: Ditembak Militer Rusia, Pabrik Kimia di Kota Ukraina Timur Terbakar

Kremlin, mengatakan belum menerima permintaan dari London untuk campur tangan dalam kasus dua warga Inggris yang dijatuhi hukuman mati oleh otoritas separatis pro-Moskow di Ukraina timur.

Aiden Aslin dan Shaun Pinner, bersama dengan warga Maroko Brahim Saadun dihukum.

Ketiganya bertindak sebagai tentara bayaran untuk Ukraina oleh Republik Rakyat Donetsk yang memproklamirkan diri.(*)

Baca juga: Kagumi Tsar Pyotr yang Agung, Putin Akhirnya Akui Invasi ke Ukraina Bawa Misi Perampasan Wilayah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved