Jumat, 1 Mei 2026

Berita Jakarta

Kemenkes Minta Masyarakat Tak Panik Kasus Covid-19 Meningkat Lagi

Kasus Covid-19 di Indonesia beberapa hari belakangan kembali meningkat. Jika melihat angka kasus dari 8-14 Juni 2022 peningkatan mencapai 500 kasus

Tayang:
Editor: bakri
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Biro Adpim Setda Aceh, Para Asisten, Staf Ahli Gub dan Kepala SKPA mengikuti Zikir dan Doa bersama memohon dijauhkan dari wabah dan bencana Covid-19 di ruang Potda, Senin, (30/05/2022). Zikir ini juga diikuti secara virtual oleh seluruh ASN Pemerintah Aceh dari kantor masing-masing. 

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia beberapa hari belakangan kembali meningkat.

Jika melihat angka kasus dari 8-14 Juni 2022 peningkatan mencapai 500 kasus.

Namun, data terakhir dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) per 15 Juni 2022, untuk Jakarta mencapai 732 kasus dari 517.

Dan nasional sendiri mencapai 1.242 kasus.

Terkait hal ini, Juru Bicara (Jubir) Kemenkes RI, dr Mohammad Syahril SpP MPH, membenarkan memang terjadi kenaikan kasus di bulan Juni.

Dan ini terlihat sejak 10 Juni lalu.

Ada 627 tapi tiga hari turun dan naik lagi.

Sekarang naik sampai 1242 kasus.

"Saat ini ada lima provinsi dengan kasus tertinggi yaitu Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujarnya secara virtual, Kamis (16/6/2022).

Baca juga: Kunker ke Barsela, Gubernur Aceh Tinjau Proyek Jalan Hingga Bahas Penanganan Covid-19 dan PMK

Baca juga: Update 16 Juni 2022, Perkembangan Kasus Covid-19 di Kota Lhokseumawe

Namun, menurutnya, naik turun kasus covid-19 tersebut, termasuk angka kesakitan dan kematian merupakan bagian dari masa pandemi walau terkendali.

"Jangan terlalu panik dengan adanya satu kenaikan.

Dan jangan terlalu euforia juga kalau melandai karena kita masih dalam pandemi.

Kita waspadai adalah bagaimana kita mengendalikan angka itu walau pun naik," kata Syahril.

Ia pun mengatakan jika berdasarkan pada pengalaman, kenaikan kasus di beberapa negara disebabkan adanya kemunculan varian atau sub varian baru.

Dan saat ini dipengaruhi sub varian baru Omicron yaitu BA.4 dan BA.5.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved