Senin, 1 Juni 2026

Internasional

21 Orang Tewas Tersambar Petir, Badai dan Banjir Terjang India dan Bangladesh

Sedikitnya 21 orang tewas saat banjir melanda India timur laut dan Bangladesh, yang menyebabkan jutaan rumah terendam

Tayang:
Editor: bakri

DHAKA - Sedikitnya 21 orang tewas saat banjir melanda India timur laut dan Bangladesh, yang menyebabkan jutaan rumah terendam.

Di Negara Bagian Assam, India, setidaknya sembilan orang tewas dalam banjir.

Menurut badan penanggulangan bencana negara bagian, dua juta rumah terendam banjir.

Sambaran petir yang dipicu oleh badai menewaskan sedikitnya 21 orang di Bangladesh sejak Jumat (17/6/2022) sore.

Menurut Kepala Polisi setempat, Mizanur Rahman, sebagaimana dilansir Guardian, di antara mereka ada tiga anak berusia 12 hingga 14 tahun yang diserang di kota pedesaan Nandail.

“Empat orang lainnya tewas ketika tanah longsor menghantam rumah mereka di lereng bukit di Kota Pelabuhan Chittagong,” kata inspektur polisi Nurul Islam.

Di Bangladesh, distrik-distrik di dekat perbatasan India terkena dampak paling parah.

Ketinggian air di semua sungai besar di seluruh negeri meningkat.

Hal itu disampaikan pusat prakiraan dan peringatan banjir di Dhaka, ibu kota Bangladesh.

Negara ini memiliki sekitar 130 sungai.

Baca juga: Tragis! Di Tengah Bencana Banjir, Belasan Orang di Bangladesh Tewas Tersambar Petir

Baca juga: Disambar Petir, Satu Pohon Tumbang ke Jalan Nasional Bireuen-Takengon, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pusat tersebut mengatakan situasi kemungkinan akan memburuk di wilayah timur laut yang paling parah dilanda banjir, tepatnya Distrik Sunamganj dan Sylhet serta distrik Lalmonirhat, Kurigram, Nilphamari, dan Rangpur di Bangladesh utara.

Pada Sabtu (18/6/2022), AFP melaporkan korban tewas akibat badai monsun di Bangladesh dan India sudah mencapai sedikitnya 41 orang.

Belum pernah melihat banjir separah itu.

Sekolah sudah diubah menjadi tempat penampungan bantuan untuk menampung seluruh desa yang terendam dalam hitungan jam oleh setelah sungai tiba-tiba meluap.

“Seluruh desa tenggelam pada Jumat pagi dan kami semua terdampar,” kata Lokman (23), yang keluarganya tinggal di Desa Companyganj.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved