Turnamen Catur

Kapolres Ditantang 10 Juara Catur di Aceh Barat Secara Simultan

Turnamen catur yang digelar selama tiga hari mulai 17-19 Juni 2022 ini disambut antusias oleh para peserta dengan total hadiah Rp 28 juta.

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/SA'DUL BAHRI
Peserta saat mengikuti pertandingan catur yang dilaksanakan Polres Aceh Barat, Minggu (19/6/2022) di Abudel Meulaboh, dalam rangka peringatanbhari Bhayangkara. 

Laporan Sa'dul Bahri I Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Penutupan open turnamen catur HUT ke-76 Bhayangkara di Aceh Barat menyisipkan suatu cerita unik dan langka ketika Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso ditantang bermain catur melawan sepuluh juara catur perwakilan 8 Kabupaten dengan sistem papan catur simultan.

Permainan catur simultan berlangsung alot dan membuat seluruh penonton berkumpul dan mengelilingi arena papan catur simultan.

Open turnamen catur dalam rangka memperingati HUT ke-76 Bhayangkara digelar di cafe Abudels gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat, Minggu (19/6/2022).

Turnamen catur yang digelar selama tiga hari mulai 17-19 Juni 2022 ini disambut antusias oleh para peserta dengan total hadiah Rp 28 juta.

Percatur Abdya Juara Turnamen Catur Dokter Kopi Cup di Nagan Raya, Total Hadiah Rp 10 Juta

Tidak hanya dari Kabupaten Aceh Barat, peserta juga dari beberapa Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Aceh, seperti Kabupaten Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Barat daya, Simeulue, Aceh Jaya, Aceh Timur dan juga Kota Banda Aceh.

Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, pada kesempatan tersebut memberi apresiasi dan dukungan penuh kepada panitia pelaksana atas dilaksanakannya open turnamen catur ini, karena kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi perkembangan catur khususnya di Aceh Barat.

"Kegiatan ini diikuti oleh 76 peserta, pada sore ini telah lahir juara satu, dua, dan tiga, ini adalah bukti bahwa catur sangat diminati dan sangat digandrungi masyarakat Aceh Barat khususnya," ucap Kapolres.

"Dan olahraga catur adalah tempat mencari keluarga dan tempat mencari saudara, karena semboyan catur adalah kita satu keluarga," jelasnya.

"Dengan digelarnya turnamen ini diharapkan akan tumbuh bibit-bibit pecatur baru dan nantinya dapat menyemarakkan kembali olahraga catur sehingga masa depan catur Indonesia merupakan masa depan kita bersama, bersama kita bisa, bersama kita kuat," Ujar Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso.

Sementara itu M Taufik selaku inspektur pertandingan (IP) turnamen catur mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Aceh Barat yang telah hadir pada hari ini dan sekaligus menutup open turnamen catur dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-76 ini.

Lebih lanjut, M Taufik mengatakan turnamen ini dilaksanakan untuk meningkatkan semangat sportifitas dan pengalaman khususnya para pecatur yang ada di Aceh Barat.

"Semoga dengan adanya ajang ini bisa menambah semangat para pemain catur dan memberi dorongan agar mau ikut dalam setiap kompetisi guna meningkatkan prestasi para pecatur," sebutnya.

Turut hadir pada acara ini Ketua Percasi Aceh Barat, Ketua KONI Aceh Barat, tokoh masyarakat serta para peserta turnamen catur.

Open turnamen catur ini ditutup langsung oleh Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso pada Minggu (19/6/2022 dengan pemberian piala serta hadiah kepada pemenang.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved