Breaking News

Berita Kutaraja

Jari Bengkak Hingga Cincin Tak Bisa Lepas, Santri Pesantren Ulee Titi Datangi Damkar Kota Banda Aceh

Pelaporan itu tentang kondisi seorang remaja yang mengenakan cincin di tangan kiri bagian jari manisnya sudah tidak dapat dilepas. 

Penulis: Misran Asri | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh memotong cincin dari jari manis T Tajul Fuzhari (14), yang sudah tidak bisa dilepaskan, Rabu (22/6/2022). 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - T Tajul Fuzhari (14), warga Gampong Sibreh, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar mendatangi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh.

Pasalnya, remaja yang merupakan santri Pesantren Ulee Titi, Gampong Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar itu mengeluhkan cincin di jarinya tidak dapat dilepas akibat mengalami pembengkakan.

Kepala DPKP Kota Banda Aceh, Muhammad Hidayat, SSos, melalui Kasi Pembinaan dan Pengembangan Tenaga Pemadam, Yudi, SH kepada Serambinews.com, Rabu (22/6/2022), mengatakan, petugas piket Regu III menerima pelaporan via nomor darurat di 0651-113.

Pelaporan itu tentang kondisi seorang remaja yang mengenakan cincin di tangan kiri bagian jari manisnya sudah tidak dapat dilepas. 

Begitu mendapat laporan tersebut, petugas piket meminta yang bersangkutan untuk datang ke Posko Induk Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh, di Jalan Soekarno-Hatta Gampong Geuceu Meunara, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh agar diberikan pertolongan.

Ditemani seorang Tgk dari Pesantren Ulee Titi, remaja itu tiba di Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banda Aceh.

Baca juga: VIDEO Baru Seminggu Menikah, Pemuda Terpaksa Potong Cincin Kawin

Setelah melihat kondisi jari remaja tersebut, petugas piket Regu III langsung melakukan penangganan.

Dengan menggunakan mata gerinda kecil, petugas pun mulai memotong bagian cincin tersebut setelah bagian jari santri itu dilapisi pengaman agar tidak cidera.

"Alhamdulillah usaha pelepasan cincin dari jari manis santri itu berjalan lancar," kata Yudi.

Menurut Yudi, sebelum meminta bantuan dari petugas DPKP Kota Banda Aceh, remaja itu sudah berusaha membuka cincin dari jari manisnya itu.

Tapi, berbagai usaha yang sudah dilakukan, namun pelepasan cincin tersebut tetap tidak bisa copot.

Bingung dengan kondisi yang dihadapi, akhirnya remaja itu menghubungi Dinas Pemadam Kota Banda Aceh.

Baca juga: Pemuda Ini Kesulitan Lepas Cincin Gara-gara Jari Bengkak, Petugas Damkar Potong Pakai Gerenda

"Alhamdulillah dalam hitungan menit, petugas kami, Rahmad Saputra berhasil melepaskan cincin dari jari tangan remaja T Tajul Fuzhari," pungkas Yudi.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved