Kamis, 9 April 2026

Berita Bireuen

Pelaku Perampokan Uang Dayah MUDI Samalanga Bireuen Lebih Dua Orang

Pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Bireuen Rp 320 juta yang terjadi Rabu (22/06/2022)

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Dok Humas
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pelaku perampokan uang operasional Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga, Bireuen Rp 320 juta yang terjadi Rabu (22/06/2022) yang terjadi di depan Meunasah Kulah Batee, Kota Juang
Bireuen diperkirakan lebih dari dua orang dan pelakunya diduga berkelompok.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo SIK menjawab Serambinews.com, Sabtu (25/06/2022) tentang dugaan berapa pelaku
perampokan.

Disebutkan, tim penyidik sudah memintai keterangan dari korban (Sufriadi) selaku bendahara dayah MUDI dan Tgk Maimunis salah seorang pengurus dayah.

Berdasarkan keterangan keduanya dan hasil penyelidikan lapangan, keterangan saksi lainnya, kasus tersebut  murni perampokan atau pencurian uang dengan cara memecah kaca mobil Toyota Kijang Innova saat diparkir di halaman Meunasah Kulah Batee Bireuen.

Baca juga: Ditinggal Bicara Sekejap, Rp 320 Juta Dana Dayah Mudi Samalanga Raib Dibawa Kabur Perampok

Selain itu, rekaman CCTV terlihat samar-samar pelaku sedang memecahkan kaca mobil dan melarikan diri.

Dalam pencurian uang tersebut dilakukan dengan memecah kaca mobil tersebut yang kontan Rp 320 juta dibawa pelaku dan dalam mobil tersebut ada uang lainnya dalam tas lain sebesar Rp 20 juta selamat.

Kasat Reskrim mengatakan, uang Rp 320 juta disimpan dalam plastik dan uang lainnya Rp 20 juta disimpan dalam tas, mungkin saat menggasak uang tersebut, ada warga yang melintas maka uang Rp 20 juta tidak
sempat diambil lagi.

Berdasarkan berbagai informasi kata Kasat Reskrim pelakunya lebih dari dua orang dan mungkin berupa kelompok tertentu, ada yang mengintai dan ada yang mengeksekusi targetnya, mereka diduga sudah keluar dari Aceh.

Disebutkan, kasus perampokan uang dayah selain dalam penyelidikan tim Polres Bireuen juga sudah ditangani tim Polda Aceh untuk mencari dan memburu pelakunya.

Baca juga: Anies, “Filsafat Bukuem”, dan Feeling Politik Surya Paloh

“Kasus perampokan uang dayah MUDI sudah menjadi atensi khusus tim Polda Aceh, karena pelakunya diperkirakan lebih dari dua orang dan sudah keluar Aceh,” ujarnya.

Kapolres Bireuen Bireuen, AKBP Mike Hardy mengharapkan masyarakat Bireuen untuk dapat membantu aparat penegak hukum apabila ada informasi menyangkut perampokan tersebut atau kasus kriminal lainnya,
dengan adanya informasi masyarakat setidaknya memudahkan dalam melakukan penyelidikan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, uang sebesar Rp 320 juta merupakan uang operasional Dayah MUDI Samalanga, Bireuen yang baru saja diambil dari BSI Cabang  Samalanga, Bireuen dirampok di Bireuen sekitar pukul 10.45 WIB, Rabu (22/06/2022) setelah memecahkan kaca mobil Kijang Innova milik dayah MUDI yang diparkir di depan Meunasah Kulah Batee, Bandar Bireuen, Kota Juang.(*)

Baca juga: Polisi Amankan Rekaman CCTV, Kasus Perampokan Rp 320 Juta Uang Dayah MUDI Samalanga

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved