Kamis, 16 April 2026

Rusia Serang Ukraina

Bantu Ukraina, Perusahaan di Turki Siap Sumbangkan Tiga Drone TB2 ke Medang Perang

“Baykar tidak akan menerima pembayaran untuk TB2, dan akan mengirim 3 UAV gratis ke medan perang Ukraina,” bunyi pernyataan perusahaan itu....

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/Sergei SUPINSKY
HANYA ILUSTRASI Asap membumbung tinggi dari lokasi serangan rudal jelajah Rusia di ibu kota Ukraina, Kiev, Minggu (5/6/2022). Bantu Ukraina, Perusahaan di Turki Siap Sumbangkan Tiga Drone TB2 ke Medang Perang. 

SERAMBINEWS.COM - Baykar, perusahaan pertahanan Turki yang membuat kendaraan udara tak berawak (UAV) TB2 mengaku akan menyumbangkan drone mereka untuk Ukraina.

Perusahaan tersebut memilih menyumbangkan drone tersebut ke Ukraina daripada menjualnya.

“Baykar tidak akan menerima pembayaran untuk TB2, dan akan mengirim 3 UAV gratis ke medan perang Ukraina,” bunyi pernyataan perusahaan itu, dikutip Al Jazeera.

Baykar menambahkan bahwa dana yang terkumpul akan dikirim kepada rakyat Ukraina yang berjuang.

Perusahaan tersebut menghargai solidaritas dan tekad Ukraina di tengah perang.

"Baykar berdoa untuk resolusi yang adil dan perdamaian abadi," tambahnya.

Korban Tewas Serangan Rudal di Mal Kremenchuk Bertambah

 Jumlah korban yang tewas dalam serangan rudal di sebuah pusat perbelanjaan di kota Kremenchuk, Ukraina tengah, telah meningkat menjadi 18 orang.

Hal tersebut disampaikan oleh seorang pejabat regional pada Selasa (28/6/2022), saat operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut.

Dmytro Lunin, kepala administrasi militer wilayah Poltava, mengatakan tim penyelamat terus bekerja di lokasi tersebut.

"(Sebanyak) 36 orang lagi hilang. Pencarian terus kami lakukan," kata Lunin, dilansir CNN.

Ratusan orang telah berada di mal beberapa menit sebelum serangan, yang menurut pejabat Ukraina dilakukan oleh rudal KH-22 Rusia.

Sebagai informasi, KH-22 dapat membawa hulu ledak peledak dengan berat hingga 1 ton.

"Pembongkaran struktur bangunan yang rusak sedang berlangsung dengan bantuan peralatan teknik berat dan mesin kecil," kata Lunin.

Dia menambahkan bahwa 25 orang dirawat intensif di rumah sakit di Kremenchuk.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved