Selasa, 21 April 2026

Ir Nova Iriansyah Diusul jadi Nama Ruas Jalan Batas Aceh Timur-Karang Baru Aceh Tamiang

Jalan tersebut sudah dibuka sejak tahun 1988 oleh Gubernur Aceh Ibrahim Hasan dan baru mulus di era Gubernur Nova

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Nama Nova Iriansyah 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, Senin (27/6/2022), meresmikan dan soft opening dua dari 14 ruas jalan tembus yang masuk skema paket tahun jamak (multiyears) 2021-2022.

Kedua ruas jalan yang sudah siap tersebut yaitu Jalan Batas Aceh Timur dengan Karang Baru, Aceh Tamiang dan ruas Jalan Batas Gayo Lues dengan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya).

Jalan tersebut sudah dibuka sejak tahun 1988 oleh Gubernur Aceh Ibrahim Hasan dan baru mulus di era Gubernur Nova. Program ini pun sempat ditentang keras oleh DPRA sebelum akhirnya disetujui juga.

Peresmian kedua jalan itu mendapat apresiasi dari tiga bupati, yaitu Aceh Tamiang, Aceh Barat Daya (Abdya), Gayo Lues (Galus).

Khusus untuk Aceh Tamiang, Wabup HT Insyafuddin yang mewakili Bupati, mengatakan, atas nama seluruh masyarakat Aceh Tamiang, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur yang telah mengakomodir aspirasi masyarakat.

"Alhamdulillah kami sangat bersyukur, pembangunan jalan penghubung sepanjang 15,1 kilometer ini telah rampung dilaksanakan," kata dia.

Insyafuddin mengatakan, masyarakat sudah lama menantikan dan mereka sangat membutuhkan jalan itu. Hal itu sangat penting dalam peningkatan pelayanan dan mendukung perekonomian di wilayah Karang Baru.

"Jalan ini membuka keterisolasian masyarakat dan sangat mendukung sektor pertanian dan perkebunan," ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Anggota DPRA daerah pemilihan Aceh Tamiang, Asrizal H Asnawi.

Kepada Serambinews.com, Asrizal mengungkapkan sedikit latar belakang jalan batas Aceh Timur-Karang Baru Aceh Tamiang, sebelum akhirnya diambil alih oleh provinsi.

“Jalan ini dulu saya yang usulkan ke Bupati Aceh Tamiang, tahun 2015, untuk dialihkan menjadi jalan milik provinsi,” ungkap politisi PAN ini.

Anggota DPRA, Asrizal H Asnawi
Anggota DPRA, Asrizal H Asnawi (Facebook / Asrizal H. Asnawi)

Dengan pengalihan itu, maka sejak tahun 2016 Pemerintah Aceh berkewajiban membiayainya dengan APBA.

“Cuma anggarannya paling banyak Rp 30 miliar,” tuturnya.

Asriza juga mengakui bahwa rencana pembangunan ruas jalan itu sempat mendapat penolakan di DPRA, sampai menjadi salah satu bahan hak angket DPRA.

Namun, Pemerintah Aceh dibawah komando Nova Iriansyah tetap kekeuh melanjutkan pembangunan jalan tersebut dengan pola tahun jamak atau multiyear.

“Alhamdulillah hari ini jalan tersebut tuntas dibangun dan ini akan menjadi legacy atau warisan bersejarah dari Ir Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh,” imbuh Asrizal.

Dia berkeyakinan, tanpa adanya tekad bulat dari Nova, jalan itu tidak akan selesai dibangun pada tahun ini.

Baca juga: Pemuda Langsa Kota Ini Ditemukan Meninggal Tergantung di Dalam Kamarnya, Diduga Bunuh Diri

Baca juga: Relawan PMI se-Kota Banda Aceh Tolak Plt Ketua & Pembekuan Pengurus PMI Banda Aceh, Minta Evaluasi

Baca juga: Merunut Ihwal Dugaan Jual Beli Darah, Berujung Pembekuan PMI Banda Aceh

“Mungkin, kalau bukan tekad bulat Pak Nova, jalan ini baru tuntas tahun 2023,”

“Paling tidak, rusak dulu jalan yang lebih awal dibangun, baru kemudian dibangun di bagian ujungnya,” tambah Asrizal.

Atas dasar itulah Asrizal lalu mengusulkan agar Jalan Batas Aceh Timur dengan Karang Baru, Aceh Tamiang, diberi nama Jalan Ir Nova Iriansyah.

“Atas nama masyarakat Aceh Tamiang, sebagai Anggota DPRA asal Aceh Tamiang, saya mengusulkan nama Ir Nova Iriansyah ditabalkan menjadi nama jalan yang diresmikan itu,” pungkas Asrizal H Asnawi.

Gubernur Nova Iriansyah sendiri dalam sambutannya pada acara peresmian kemarin, juga tak menyangka pembangunan jalan tembus Jalan Batas Aceh Timur dengan Karang Baru, Aceh Tamiang bisa terwujud sesuai target rencana.

Cita-cita ini terwujud, kata Nova, tidak terlepas dari peran dan dukungan semua pihak, mulai dari DPRA, DPRK, TNI-Polri, dan instansi vertikal lainnya.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah disambut masyarakat Desa Bab, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Senin (27/6/2022)
Gubernur Aceh, Nova Iriansyah disambut masyarakat Desa Bab, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Senin (27/6/2022) (FOR SERAMBINEWS.COM)

"Dua tahun lalu saya kesini duduk di masjid. Tidak ada yang bisa memastikan jalan Karang Baru-Simpang Jernih bisa diselesaikan. Karena niat kita baik, maka alhamdulillah bisa terwujud," kata Nova.

Dengan selesainya jalan tersebut, Nova mengaku sudah menunaikan janjinya kepada masyarakat Babo di Aceh Tamiang.

"Karena saya berutang, maka saya tunaikan utang. Dan hari ini alhamdulillah utang saya lunas," ucapnya dihadapan warga.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved