Selasa, 5 Mei 2026

Gelombang Panas

Jepang Dilanda Gelombang Panas Terburuk, Suhu di Tokyo Capai 36 Derajat Celcius

Jepang dilanda panas terik untuk hari keempat berturut-turut pada Selasa (28/6/2022). Tokyo, ibu kota negara, bahkan memecahkan rekor...

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
AFP/Charly TRIBALLEAU
HANYA ILUSTRASI Seorang pria berdiri di depan pintu kaca yang pecah di toko permen Soma, Prefektur Fukushima, Jepang, Kamis (17/3/2022). Jepang Dilanda Gelombang Panas Terburuk, Suhu di Tokyo Capai 36 Derajat Celcius. 

SERAMBINEWS.COM - Jepang dilanda panas terik untuk hari keempat berturut-turut pada Selasa (28/6/2022).

Tokyo, ibu kota negara, bahkan memecahkan rekor hampir 150 tahun untuk bulan Juni.

Selain itu, otoritas memperingatkan pasokan listrik masih cukup ketat untuk kenaikan pemakaian yang bisa berakibat pemadaman listrik.

Pada hari ini, suhu di Tokyo diperkirakan mencapai 36 Celcius, setelah tiga hari berturut-turut suhu di kawasan ibu kota Jepang ini mencapai 35 C.

Ini jadi rentetan cuaca panas terburuk pada bulan Juni sejak pencatatan dimulai pada tahun 1875.

Kasus rawat inap akibat sengatan panas meningkat di pagi hari, dengan banyak orang di Tokyo yang terus melanggar saran pemerintah dengan terus memakai masker wajah di luar ruangan.

Untuk hari kedua, pihak berwenang meminta konsumen di wilayah Tokyo untuk menghemat listrik guna menghindari pemadaman listrik yang mengancam.

Gelombang panas datang kurang dari dua minggu sebelum pemilihan nasional, di mana lonjakan harga, termasuk listrik, akan menjadi perhatian utama bagi pemilih dalam jajak pendapat yang menunjukkan peringkat persetujuan pemerintah tergelincir.

Pada pukul 9:00 waktu setempat, setidaknya 13 orang telah dibawa ke rumah sakit dengan dugaan sengatan panas, kata Fuji News Network. Setidaknya dua orang diyakini telah meninggal karena sengatan panas, kata media.

Hal ini mendorong pihak berwenang untuk mengubah seruan mereka untuk penghematan listrik.

"Tampaknya ada beberapa orang tua yang mematikan AC mereka karena kami meminta orang untuk menghemat energi, tapi tolong, ini panas jangan ragu untuk menggunakannya," kata Menteri Perdagangan dan Industri Koichi Hagiuda dalam konferensi pers.

Pemerintah memperingatkan pada hari Senin bahwa kapasitas pembangkit cadangan bisa turun di bawah 5 % pada Selasa sore, mendekati minimum 3 % yang menjamin pasokan yang stabil, di Tokyo dan delapan prefektur sekitarnya.

Cadangan kapasitas di bawah 3 % berisiko kekurangan listrik dan pemadaman listrik dapat terjadi.

Kantor-kantor pemerintah pada hari Senin, termasuk Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri (METI), mematikan beberapa lampu di sore dan malam hari, dengan METI menghentikan penggunaan 25 % lift di gedungnya.

Sekitar 21 % responden survei Yahoo Jepang mengatakan menggunakan AC membantu mereka mengatasi panas, dengan tetap terhidrasi di slot teratas sebesar 53 % . Hanya 12 % mengatakan mereka telah berhenti memakai masker meskipun ada pedoman pemerintah bahwa mereka tidak perlu lagi dipakai di luar.

Sumber: Kontan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved