Berita Banda Aceh

Tirta Daroy Bangun Reservoir Baru Kapasitas 2.000 Meter Kubik

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, melakukan peletakan batu pertama pembangunan reservoir (bak penampungan) milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum

Editor: bakri
SERAMBINEWS/HERIANTO
Walikota Banda Aceh Aminullah Usman bersama Asisten II Setda Kota, Ir Jalaluddin MT dan anggota forkopimda Kota, Senin (27/6/2022) melakukan peletakan batu pertama pembangunan reservoir (kolam tampung air bersih) Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy Kota Banda Aceh di Gampong Lubuk Bate/Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, melakukan peletakan batu pertama pembangunan reservoir (bak penampungan) milik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Daroy, Senin (27/6/2022).

Reservoir yang dibangun di kawasan Gampong Lubok Batee, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh besar, Senin (27/6/2022) berkapasitas 2.000 meter kubik.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman mengatakan, penambahan reservoir itu sebagai upaya meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Banda Aceh.

Dikatakan Aminullah, sejak memimpin Kota Banda Aceh bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin, hingga menjelang berakhirnya masa jabatan pada 7 Juni 2022 mendatang, mereka tetap berupaya meningkatkan layanan air bersih terhadap warga kota.

“Di awal pemerintahan kami pada 2017 lalu, jumlah pelanggan air bersih di Kota Banda Aceh sekitar 40.000 sambungan.

Pada awal Januari 2022, setelah PDAM berubah menjadi Perumdam jumlah sambungan meningkat menjadi 53.000 pelanggan.

Ini artinya, dalam masa peiode lima tahun, jumlah pelanggan air bersih di Banda Aceh bertambah sekitar 13.000 sambungan,” terang Aminullah.

Untuk menambah jumlah pelanggan sebanyak itu, terang Wali Kota, bukanlah hal mudah.

Apalagi banyak instalasi pipa air bersih yang dimiliki sudah tua dan harus dilakukan revitalisasi.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Layanan PDAM Tidak Stabil 24 Jam, Begini Tips dari Direktur PDAM Tirta Daroy

Baca juga: Air ‘Hilang’ pada Siang Hari, PDAM Tirta Daroy Sedang Mencari Sumber Kebocoran

Tak hanya soal air bersih, permasalahan sampah juga menjadi tugas beras saat itu.

“Alhamdulillah berbagai persoalan air bersih, mulai dari menangani instalasi pipa hingga meningkatkan debit air bersih dengan menambah reservoir dan rumah pompa di berbagai titik yang distribusi airnya lemah, berhasil dilakukan pada tahun keempat dan kelima,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyebutkan, anggaran yang dialokasikan Pemko untuk peningkatan kinerja PDAM/Perumdam Tirta Daroy selama lima Rp 80 miliar lebih.

Saat ini, katanya, Tirta Daroy sudah memberikan keuntungan cukup lumayan.

“Perumdam Tirta Daroy sudah mulai memberikan kontribusi untuk PAD Kota sekitar Rp 2 miliar per tahun.

“Dan yang membanggakan, manajemen keuangan Perumda Tirta Daroy dinilai dari BPK RI, cukup lumayan bagus.

Saat ini beberapa kegiatan proyek yang dilakukan Perumdam Tirta Daroy dikerjakan dengan menggunakan dana sendiri.

Termasuk pembangunan reservoir berkapasitas 2.000 meter kubik senilai Rp 6 miliar dibiayai Perumda Tirta Daroy,” tandasnya.

Menambah Daya Tampung

Dirut Perumdam Terta Daroy, T Novizal Aiyub mengatakan, program pembangunan reservoir berkapasitas 2.000 meter kubik ini untuk menambah daya tampung air bersih di lokasi pengolahan, di Gampong Lubok Batee.

Dikatakan, saat ini Perumda Tirta Daroy baru memiliki reservoir dengan kapasitas 7.000 meter kubik yang tersebar di lima lokasi.

Lokasi pertama di Gampong Lubok Batee Lambaro dengan kapasitas 1.500 meter kubik, Taman Sari 3.000 meter kubik, Lampineung 1.000 meter kubik, Pasar Al-Mahirah Lamdingin 1.000 meter kubik dan di Jeulingke 500 meter kubik.

“Dengan bertambahnya satu reservoir berkapasitas 2.000 kubik yang sedang dibangun di Lubok Batee ini, maka Perumdam Tirta Daroy akan memiliki reservoir dengan total kapasitas 9.000 meter kubik,” tandas Ampon Yub, sapaan akrabnya.

Diterangkan, kebutuhan reservoir untuk melayani 53.000 pelanggan diperlukan reservoir berkapasitas 15.000.

Berarti, kata Ampon Yub, pihaknya masih membutuhkan bak penampungan sebesar 6.000 meter kubik.

“Lahan untuk pembangunannya sudah ada, tapi anggarannya belum tersedia,” ujarnya.(her)

Baca juga: Bank Aceh dan Tirta Daroy Lolos ke Semifinal Turnamen Sepakbola HUT Ke-817 Kota Banda Aceh

Baca juga: Wali Kota Serahkan ‘Kado Ramadhan’ untuk Amrensyah, Bedah Rumah dengan Dana CSR Perumda Tirta Daroy

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved