Breaking News:

DERAP NUSANTARA

BRIN dan Industri Kerja Sama Kembangkan Produk Halal UMKM

Menurut Dadan Nugraha, kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan melakukan sinergi riset bersama.

Editor: IKL
For Serambinews.com
TANDATANGANI PRASASTI - Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono, didampingi pejabat Pemerintah Provinsi Riau, menandatangani prasasti pembangunan Masjid Al Kastoeri, Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/6/2022) 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN) dan kalangan industri yakni PT Semeru Indonesia Maju atau Goorita melakukan kerja sama untuk mengembangkan produk halal Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

"BRIN perlu melakukan kerja sama dengan PT Semeru Indonesia Maju, sebagai salah satu platfom market place, untuk merangkul UMKM. Selain itu juga, dalam pengembangan produk halal, untuk merambah pasar global," kata Direktur Pemanfaatan Riset dan Inovasi pada Kementerian/Lembaga, Masyarakat, dan UMKM BRIN, Dadan Nugraha, dalam keterangan yang diakses Antara di laman resmi BRIN, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Stok Bahan Pokok Jelang Idul Adha Aman

Menurut Dadan Nugraha, kerja sama tersebut bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomi dan melakukan sinergi riset bersama. Kerja sama itu, sebutnya, mencakup pendampingan untuk peningkatan mutu produk pangan halal UMKM sehingga dapat diterima di pasar global. Kerja sama tersebut juga berkaitan dengan pemanfaatan teknologi pengemasan, konsultasi tenaga ahli, proses pemenuhan dokumen sertifikasi produk, dan penyediaan infrastruktur produksi sesuai standar.

Dadan Nugraha menjelaskan, BRIN berupaya memberdayakan fasilitas riset pangan dalam memperkuat transformasi ekonomi yang berdaya saing serta berkontribusi membuka kerja sama bidang riset, dan pengembangan dengan berbagai pihak.

Baca juga: Pemerintah Pusat diminta bangun sekolah kedinasan di Kalteng

BRIN, tambah Dadan Nugraha, menyediakan tiga laboratorium yang dilengkapi dengan instrumen penelitian canggih untuk mendukung riset pangan halal di Indonesia. Ketiga laboratorium tersebut berlokasi di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat; Serpong, Provinsi Banten; dan Gunung Kidul, DI Yogyakarta.

Sementara itu, Pendiri PT Semeru Indonesia Maju, Yuwono, mengatakan, pendampingan UMKM bidang pangan sangat menguntungkan perekonomian nasional. Menurut dia, kebutuhan nyata UMKM adalah bagaimana mengemas produk makanan sesuai standar, dan mengurus dokumen ke Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Yuwono menambahkan, pemberian pelatihan, pendampingan, dan pemanfaatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan akan membantu UMKM meningkatkan produknya ke pasar global, yang pada gilirannya berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

"Kegiatan riil setelah perjanjian ini, yaitu pelatihan proses packaging (pengemasan) produk makanan, sehingga dapat cepat didistribusikan ke pasar, super market, atau diekspor," demikian Yuwono.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved