Breaking News:

Kurban 2022

Perjuangan Nenek Jumiah Bisa Berkurban Tahun Ini, Nabung 15 Tahun untuk Beli Sapi Kurban Rp 22 Juta

“Saya tinggal di rumah ini, dulu bersama suami dan 3 anak tiri. Sekarang suami sudah meninggal, dan anak-anak sudah berkeluarga,” kata Jumiah, Selasa

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.COM/SLAMET PRIYATIN
Jumiah, seorang nenek yang bekerja sebagai pemulung. 

SERAMBINEWS.COM - Inilah kisah haru nenek pemulung yang bisa melaksanakan ibadah kurban tahun ini.

Perjuangan sang nenek untuk mewujudkan impiannya ber kurban tidak mudah.

Dia bisa ber kurban pada Idul Adha tahun ini berkat rajin menabung selama puluhan tahun.

Impian Nenek Jumiah untuk membeli sapi  kurban akhirnya terlaksana.

Nenek berusia 80 tahun itu nyatanya telah menanti impiannya tercapai selama 15 tahun lamanya.

Untuk diketahui, nenek yang tinggal seorang diri di rumahnya di Kampung Gagakan, RT 4 RW 2, Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kota Kendal, Jawa Tengah ini setiap hari bekerja sebagai pemulung alias pencari rosok.

Ia mulai berangkat bekerja sekitar jam 07.00 WIB dan pulang ke rumah jam 11.00 WIB.

Meskipun tua, Jumiah ingin hidup mandiri.

Ia tidak mau hidup tergantung dengan anak-anaknya.


“Saya tinggal di rumah ini, dulu bersama suami dan 3 anak tiri. Sekarang suami sudah meninggal, dan anak-anak sudah berkeluarga,” kata Jumiah, Selasa (28/6/2022).

Baca juga: Hukum Kurban Bagi Orang Yang Sudah Meninggal dan Masih Hidup

Jumiah yang ditemui di rumahnya bercerita, dirinya dulu berjualan makanan di depan rumahnya.

Ia beralih profesi sebagai pencari rosok sudah lebih dari 15 tahun.

 

Hal itu dilakukan karena ia hidup seorang diri setelah anak-anaknya menikah dan suaminya meninggal dunia.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved