Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pria Aceh Banyak Bercelana Pendek Dimuka Umum, MPU Aceh: Hukumnya Haram

"Jadi bukan hanya perempuan saja yang haram hukumnya (mengenakan pakaian ketat), tapi laki-laki juga haram," tegas Abu Sibreh, sapaan Tgk Faisal.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali. 

"Jadi bukan hanya perempuan saja yang haram hukumnya (mengenakan pakaian ketat), tapi laki-laki juga haram," tegas Abu Sibreh, sapaan Tgk Faisal.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menerima banyak pengaduan dari masyarakat Aceh tentang fenomena baru dalam berpakaian dimuka umum.

Yaitu mulai maraknya kaum pria menggenakan celana pendek ketika berada di tempat umum dan wanita berpakaian yang tidak sesuai syariat.

Ketua MPU Aceh Tgk H Faisal Ali mengatakan, bahwa berpakaian yang demikian hukumnya haram dan tidak sesuai syariat Islam.

"Itu bertentangan dengan hukum Islam. Aurat laki-laki itu diantara pusat dan lutut," kata Tgk Faisal kepada Serambinews.com, Kamis (30/6/2022).

Tak hanya soal bercelana pendek, sambung Tgk Faisal, mengenakan celana ketat yang menyerupai tubuh bagi kaum adam juga haram hukumnya.

"Jadi bukan hanya perempuan saja yang haram hukumnya (mengenakan pakaian ketat), tapi laki-laki juga haram," tegas Abu Sibreh, sapaan Tgk Faisal.

Jadi, menggunakan celana pendek, baik pada waktu kegiatan olahraga ataupun kegiatan-kegiatan lain itu hukumnya haram serta bertentangan dengan nilai-nilai agama dan adat Aceh.

"Kami berharap kepada masyarakat untuk mengindahkan nilai-nilai keagamaan dalam hal menutup aurat dan menjaga nilai-nilai agama dalam berpakaian," tutur Tgk Faisal.

Baca juga: Duta Wisata Bireuen Diharapkan Mengembangkan Wisata Bersendi Syariat Islam

Kepada Pemerintah Aceh dan pihak terkait, Tgk Faisal juga berharap agar menertibkan dan melakulan penindakan terhadap pelaku yang melanggar syariat, khususnya dalam hal berpakaian.

Baik saat berolahraga maupun di luar kegiatan olahraga seperti di warung kopi atau dimuka umum lainnya, karena hukumnya haram.

"Kalau dulu orang tidak ada lagi memakai celana pendek di warkop, sekarang celana pendek sudah biasa di warkop, di jalan, di arena olahraga," sebut Tgk Faisal.

Fenomena ini sudah merambah seluruh Aceh.

Prilaku ini menurut Tgk Faisal, sudah 'mewabah' sejak setahun terakhir, pasca bebas Covid-19. 

"Fenomena ini sudah keterlaluan, baik orang tua, anak muda, wanita dan pria, kebanyakan mereka melakukan pelanggaran dalam berpakaian," demikian Tgk Faisal.(*)
 

Baca juga: Narapidana Ini Berhasil Kabur dari Penjara, Kelabui Petugas dengan Pakaian Wanita hingga Wig Palsu

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved