Luar Angkasa
Biaya ke Luar Angkasa Bakal Makin Murah, Kini Satelit 3D Sebesar Microwave Berhasil Diluncurkan
Untuk diketahui, satelit 3D sebesar peralatan dapur microwave berhasil meluncur ke luar angkasa pada Selasa, 28 Juni 2022....
SERAMBINEWS.COM - Misi ke luar angkasa kini bisa lebih modern dengan beragam penemuan mutakhir berdasarkan eksperimen.
Untuk diketahui, satelit 3D sebesar peralatan dapur microwave berhasil meluncur ke luar angkasa pada Selasa, 28 Juni 2022.
Dengan keberhasilan ini, diharapkan mampu memberikan informasi baru untuk mengeksplorasi luar angkasa di masa yang akan datang.
Fisikawan dan penulis Amerika Serikat, Michio Kaku mengungkapkan CAPSTONE CubeSat sebagai pembawa perubahan dalam industri penerbangan luar angkasa.
"Dalam tiap proyek peluncuran satelit, masalah pembiayaan selalu menjadi pertimbangan," kata Kaku seperti dilansir dari FOX Business.
Untuk mengirimkan objek sebesar satu pon ke orbit di sekitar bumi memakan biaya US$ 10.000.
Inovasi mewujudkan tampilan satelit 3D ini membawa perubahan positif. Selain tampilannya, satelit modern ini mampu menekan pembiayaan hingga sepuluh kali lipat lebih ekonomis. Dan jumlah suku cadang pun akan lebih simpel hingga memangkas ratusan jenis suku cadang.
Kaku menjelaskan ini akan menjadi era baru bagi penerbangan luar angkasa.
Ke depannya, NASA berencana untuk menempatkan stasiun luar angkasa atau yang disebut Gateway ke jalur orbit satelit. Hal ini diprediksi akan memudahkan astronot turun ke permukaan bulan.
"Rencananya bulan depan, proyek ini akan memulai tahap dua dengan seluruh bagiannya dicetak 3D dan diluncurkan oleh Relativity Space ke orbit," jelas Kaku.
Kaku menambahkan keberhasilan proyek satelit 3D ini akan menjadi tonggak dan sejarah baru untuk mengeksplorasi ruang angkasa. Pasalnya, biaya akan mampu ditekan lebih hemat dengan tampilan roket 3D yang jauh lebih mutakhir.(*)
Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Pakai Satelit 3D Seukuran Microwave, Misi ke Luar Angkasa Bakal Makin Murah"