Haji 2022
Ribuan Warga AS Gagal Haji Gegara Aturan Baru Arab Saudi
Tahun 2022 menjadi tahun yang paling ditunggu-tunggu Sawsan Jabri, seorang Muslim asal Amerika Serikat, karena menurut jadwal ia sudah bisa berangkat
Selain Jabri, Asif Siddiqui asal Houston juga mengalami hal serupa.
Setelah Saudi mengumumkan Motawif, ia dan istri langsung mendaftar.
Pasangan itu harus merogoh kocek sebesar US$30.000 demi bisa memesan kamar hotel khusus untuk mereka.
Namun, Siddiqui harus berjuang 61 kali sebelum berhasil mendaftar.
Ia mengaku sempat beberapa kali mencoba menghubungi pusat pelayanan namun tidak pernah berhasil.
Pada 20 Juni, Siddiqui akhirnya berhasil mendaftar dan membayar paket perjalanan haji tersebut.
Namun, tak berapa lama, ia menerima email berisikan pemesanan gagal meski uang tetap tertarik.
"Secara emosi, ini memicu kecemasan dan membuat frustrasi," kata Siddiqui.
"Kami tidak tahu apa yang akan terjadi," paparnya.
Janji Tangani Kekacauan
Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengatakan sedang berupaya menangani kekacauan ini.
Mereka mengklaim berencana menambah lebih banyak penerbangan dari negara-negara Barat ke Saudi dan segera mengeluarkan visa bagi mereka yang sudah memesan.
Jika apa yang dikatakan oleh Kementerian Saudi tersebut benar, maka harapan Jabri Cs untuk menunaikan rukun Islam itu bisa tercapai.(cnnindonesia.com)
Baca juga: 2.000 Sukarelawan Pakistan Ikut Bantu Layani Jamaah Haji, Sebagian Bekerja di Arab Saudi Ambil Cuti
Baca juga: Jamaah Haji Luar Negeri Terus Berdatangan ke Madinah, 369.000 Orang Sudah Tiba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Presiden-Kepresidenan-Umum-untuk-Urusan-Dua-Masjid-Suci-Sheikh-Abdulrahman-Al-Sudais1.jpg)