Breaking News:

Internasional

Pemimpin Taliban Tegaskan Tanah Afghanistan Bukan Tempat Serangan ke Negara Lain

Pemimpin tertinggi Taliban Mullah Haibatullah Akhundzada, Rabu (6/7/2022) mengatakan tanah Afghanistan bukan tempat melancarkan serangan ke negara

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang warga memperlihatkan koin bergambar pemimpin tertinggi Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada. 

SERAMBINEWS.COM, ISLAMABAD - Pemimpin tertinggi Taliban Mullah Haibatullah Akhundzada, Rabu (6/7/2022) mengatakan tanah Afghanistan bukan tempat melancarkan serangan ke negara lain.

Dia juga meminta masyarakat internasional tidak ikut campur dalam urusan internal Afghanistan.

Taliban mengatakan mematuhi perjanjian yang ditandatangani dengan Amerika Serikat pada 2020, sebelum merebut kembali kekuasaan, di mana berjanji memerangi teroris.

Sejak pengambilalihan mereka tahun lalu, mereka telah berulang kali mengatakan Afghanistan tidak akan digunakan sebagai landasan untuk serangan terhadap negara lain.

“Kami meyakinkan tetangga kami, kawasan dan dunia, kami tidak akan mengizinkan siapa pun menggunakan wilayah kami untuk mengancam keamanan negara lain," kata Akhundzada dalam pidato menjelang hari raya Idul Adha.

Baca juga: Pemimpin Taliban Minta Dunia Jangan Ikut Campur Mengenai Hukum Syariah di Afghanistan

"Kami juga ingin negara lain tidak ikut campur dalam urusan dalam negeri kami,” tambahnya.

Taliban digulingkan oleh koalisi pimpinan AS pada 2001 karena menyembunyikan Osama bin Laden, dalang serangan 9/11 di Amerika Serikat.

Kelompok itu merebut kekuasaan lagi pada 15 Agustus 2021, selama minggu-minggu terakhir penarikan AS dan NATO dari Afghanistan.

Komunitas internasional telah mewaspadai pengakuan atau kerja sama dengan Taliban.

Setelah mereka membatasi hak-hak perempuan dan minoritas, sebuah langkah yang mengingatkan kembali aturan keras ketika terakhir berkuasa pada akhir 1990-an.

Dilansir AFP, Akhundzada, pemimpin spiritual Taliban, tetap menjadi sosok yang tertutup.

Baca juga: Pemimpin Tertinggi Taliban Teriak Bantuan, Minta Masyarakat Internasional Selamatkan Orang Miskin

Dia naik menjadi pemimpin gerakan Islam dalam transisi kekuasaan yang cepat setelah serangan pesawat tak berawak AS tahun 2016 menewaskan pendahulunya, Mullah Akhtar Mansour.

Setelah mengambil alih, Akhundzada mendapatkan dukungan dari pemimpin Al-Qaeda Ayman Al-Zawahiri, yang menghujani ulama itu dengan pujian, menyebutnya “emir orang beriman.”

Pengesahan oleh pewaris bin Laden membantu menyegel kredensial jihad dengan sekutu lama Taliban.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved