Rabu, 6 Mei 2026

Internasional

Bintang Basket AS, Brittney Griner Mengaku Bersalah Dalam Persidangan Narkoba di Rusia

Bintang bola basket Amerika Serikat (AS) yang dipenjara Brittney Griner mengaku bersalah dalam persidangan di Moskow, Rusia, Kamis (7/7/2022).

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Bintang bola basket Amerika Serikat (AS) Brittney Griner 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Bintang bola basket Amerika Serikat (AS) yang dipenjara Brittney Griner mengaku bersalah dalam persidangan di Moskow, Rusia, Kamis (7/7/2022).

Dia mengaku atas kepemilikan dan penyelundupan narkoba, tetapi mengatakan tidak berniat melakukan kejahatan, kantor berita Rusia melaporkan.

Laporan tersebut mengutip Griner yang mengatakan melalui seorang penerjemah di sidang pengadilan telah bertindak tidak sengaja karena terburu-buru.

Griner ditahan pada Februari 2022 di Bandara Sheremetyevo Moskow setelah tabung vape dengan minyak ganja diduga ditemukan di bagasinya.

Dia menghadapi hukuman hingga 10 tahun penjara jika terbukti bersalah dalam pengangkutan obat-obatan terlarang dalam skala besar.

Persidangan bintang Phoenix Mercury dan peraih dua medali emas Olimpiade itu dimulai pekan lalu.

Padahal, ada seruan yang semakin meningkat agar Washington berbuat lebih banyak untuk mengamankan kebebasannya hampir lima bulan setelah penangkapannya.

Baca juga: Arab Saudi Bantu Warga Terkena Dampak Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Dampak Perang Ukraina-Rusia

Sebelum sidang Kamis (7/7/2022), polisi Rusia mengawal Griner, diborgol dan mengenakan T-shirt merah cerah dan celana olahraga, ke ruang sidang melewati kerumunan wartawan.

Elizabeth Rood, Wakil Kepala Misi di Kedutaan Besar AS di Moskow, mengatakan kepada wartawan setelah sidang berbicara dengan Griner di ruang sidang.

Dia juga membagikan surat dari Presiden Joe Biden yang dia baca.

“Dia makan dengan baik, bisa membaca buku dan dalam keadaan seperti itu dia baik-baik saja,” kata Rood tentang Griner.

“Saya ingin sekali lagi menekankan komitmen pemerintah AS pada tingkat yang paling tinggi untuk membawa pulang dengan selamat Nona Griner," ujarnya.

"Bahkan, semua warga AS yang ditahan secara salah serta komitmen Kedutaan Besar AS di Moskow untuk merawat dan melindungi kepentingan semua warga AS yang ditahan atau dipenjara di Rusia,” kata Rood.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov marah pada deskripsi AS tentang Briner ditahan secara salah.

Dia memperingatkan upaya AS untuk membuat keributan di depan umum tidak membantu penyelesaian masalah secara praktis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved