Pasar Tani
Pasar Tani Distanbun Aceh Diserbu Pengunjung, Cabai Merah & Telur Ayam Blang Bintang Banyak Diminati
Cut Huzaimah mengatakan, Pasar Tani Distanbun Aceh ini dibuka kembali di lokasi lamanya, atas permintaan para pedagang UKM yang tergabung dalam kelomp
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto l Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Jumlah pengunjung Pasar Tani Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) yang di gelar di lokasi lama, jalan T Nyak Makam depan Kantor Distanbun Aceh, membludak.
Pengunjungnya datang dari berbagai kalangan, yaitu dari kalangan masyarakat umum, ibu rumah tangga, pensiunan, pegawai kantor, karyawan swasta dan lainnya.
“ Jumlah peserta Pasar Tani Distanbun Aceh, pada minggu pertama Juli ini, yang digelar menjelang meugang Lebaran Idul Adha 1443 Hijriah cukup banyak, mencapai 64 pedagang, termasuk Bulog Aceh,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, yang didampingi Kabid Hortikulturanya, Ir Chairil Anwar kepada Serambi, Kamis (7/7/2022), di Lokasi Pasar Tani.
Cut Huzaimah mengatakan, Pasar Tani Distanbun Aceh ini dibuka kembali di lokasi lamanya, atas permintaan para pedagang UKM yang tergabung dalam kelompok peserta Pasar Tani Distanbun Aceh. Jumlah mereka ada sekitar 100 orang lebih, tapi yang ikut pada pembukaan Pasar Tani pada minggu pertama bulan Juli ini, ada 64 orang.
• 60 UMKM di Banda Aceh dan Aceh Besar Ramaikan Pasar Tani Digelar Distanbun Aceh, Harga Lebih Murah
Sejak pagi pukul 07.00 WIB, Pasar Tani Distanbun Aceh ini, sudah dibuka, hanya untuk satu hari saja.
Lalu Lintas di jalan dua jalur T Nyak Makam depan kantor kita, jadi macet sesaat.
Pada minggu pertama bulan Juni lalu, sebut Cut Huzaimah, pihaknya juga pernah membuka Pasar Tani di Lapangan Parkir Kompleks Taman Ratu Sri Safiatudding, Lingke.
Lokasinya memang luas, akan tetapi jumlah peserta dan pengunjungnya tidak sebanyak Pasar Tani yang dilaksanakan di lokasi lamanya, seberang jalan depan Kantor Distanbun Aceh.
Para peserta Pasar Tani Distanbun Aceh, yang dimintai keterangannya, terkait jumlah peserta dan pengunjung di lokasi Pasar Tani Distanbun Aceh yang lama kenapa banyak peserta dan pengunjungnya, para pedagang Pasara Tani Distanbun Aceh menyatakan, letaknya di persimpangan jalan, sehingga minat orang yang datang untuk berbelanja mencari kebutuhan pokok rumah tangganya, mereka mau mampir ke lokasi Pasar Tani Distanbun tersebut.
Tapi pada waktu dilaksanakan di Halaman Parkir Taman Ratu Sri Safiatuddin, karena ruas jalannya satu jalur, peserta dan pengunjungnya kurang ramai, atau tidak sebanyak di lokasi Pasar Tani yang lama.
• Sediakan Buah dan Sayuran Segar, Pasar Tani Distanbun Aceh Sangat Diminati Masyarakat
Karena yang minta para peserta pedagang yang tergabung dalam Pasar Tani Distanbun Aceh, kata Cut Huzaimah, dirinya sebagai Kepala Distanbun Aceh, harus meresponsnya.
Tujuannya, kata Cut Huzaimah, agar barang dagangan yang mereka bawa untuk dijual di Pasar Tani Distanbun Aceh nanti, cepat terjual habis dan pada saat dibuka pada minggu berikutnya, mereka mau menjadi peserta kembali di lokasi Pasar Tani Distanbun Aceh itu.
Kabid Hortikultura Distabun Aceh, Ir Charil Anwar mengatakan, dari 64 peserta yang ikut dalam Pasar Tani Distanbun Aceh, pada hari Kamis (7/7) ini, ada beberapa stan sangat dipadati pengunjung, yaitu stan Bulog Aceh, stan pedagang cabe merah dan stan UKM yang menjual berbagai macam jenis kue-kue tradisional khas Aceh untuk lebaran Idul Adha 1443 Hijriah, makanan camilan harian, serta minuman jus dan menu luar negeri, seperti kebab dalam bentuk kemasan dan makanan gorengan negara lainnya, juga ada di jual di Pasar Tani Distanbun Aceh ini.
Pedagang cabe merah di serbu pengunjung, kata Chairil Anwar, karena harga cabe yang dijual antara Rp 85.000 – Rp 90.000/Kg, jauh di bawah harga di pasaran umum yang harganya sudah berada di atas Rp 100.000/Kg.
Ahmad, pedagang cabe merah yang dimintai penjelasannya mengatakan, cabe merah yang dijualnya di Pasar Tani Distanbun Aceh, pagi ini tidak banyak sekitar 20 Kg, berasal dari sebuah kebun cabe di Aceh Besar. Selain cabe merah, ia juga menjual bawang merah dan berbagai jenis sayuran asal Aceh Besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-tani-8809iojnk.jpg)