Berita Bireuen
Kasus PMK di Bireuen Terus Bertambah, 3.795 Hewan Kurban Disembelih
Jumlah ternak yang mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bireuen dilaporkan terus bertambah
BIREUEN – Jumlah ternak yang mengalami Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Bireuen dilaporkan terus bertambah.
Bahkan, hingga Rabu (13/7/2022) kemarin, kasusnya sudah mencapai 2.867 ekor.
Hal tersebut disampaikan Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan, Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet, Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal SP kepada Serambi, Rabu (13/7/20220.
Disebutkan, informasi dari petugas di lapangan, wabah tersebut terus meluas.
Kini, jumlah ternak yang sakit bergejala PMK, untuk sapi mencapai 2.867 ekor, sementara kerbau tercatat 104 ekor.
“Dari jumlah ternak yang sakit, sebagian besar sudah sembuh.
Khusus sapi yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 2.149 ekor.
Sedangkan kerbau yang sudah sembuh mencapai 91 ekor.
Selain itu, ada sejumlah sapi yang mengalami PMK, mati delapan ekor dan pemotongan paksa delapan ekor,” lapornya.
Baca juga: Alhamdulillah, Nagan Raya Kembali Nihil Kasus PMK Hewan Ternak
Baca juga: 3 Hewan Kurban Terindikasi PMK, Temuan Disnak Aceh
Safrizal menambahkan, berdasarkan informasi dari petugas di lapangan atau tenaga medik kesehatan hewan, wabah PMK di kabupaten itu terus meluas.
Mereka mendapatkan laporan dari pemilik ternak tentang kondisi ternak mereka.
“Mendapat laporan ada ternak sakit, petugas segera ke lokasi.
Selain melihat kondisi hewan juga mengobati dengan pemberian vitamin, antibiotik, dan upaya lainnya,” katanya.
Para peternak, tambah Safrizal, sangat diharapkan untuk segera melaporkan ke petugas lapangan apabila ada ternak yang sakit.
Sehingga, nantinya petugas di lapangan akan segera mendatangi dan melihat kondisi ternak sekaligus mengobatinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Kadisnak-dan-Keswan-Bireuen-drh-Liza-Rozana1.jpg)