Sabtu, 2 Mei 2026

Internasional

Remaja Putri 14 Tahun Arab Saudi Pertahankan Gelar Guinness World Record, Penulis Termuda Novel

Seorang remaja putri berusia 14 tahun, Ritaj Al-Hazmi, tetap menjadi pemegang gelar Guinness World Record sebagai penulis novel termuda.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Penulis muda Arab Saudi, Ritaj Al-Hazmi dengan dua novel karyanya, masuk dalam catatan Guinness World Record sebegai penulis novel termuda dunia. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Seorang remaja putri berusia 14 tahun, Ritaj Al-Hazmi, tetap menjadi pemegang gelar Guinness World Record sebagai penulis novel termuda.

Dia pertama kali ditemukan pada tahun 2020 oleh Guinness Book of Records untuk pencapaian ini.

Al-Hazmi mulai menulis cerita pendek pada usia enam tahun dengan dukungan keluarganya, yang mengirimnya ke kursus menulis kreatif khusus.

Dia menerbitkan dua novel berbahasa Inggris pertamanya “Treasure of the Lost Sea” dan “Portal of the Hidden World” pada 2019 ketika dia berusia 10 tahun.

Pada tahun 2021, dia menerbitkan novel ketiganya “Beyond the Future World.”

Dia baru saja menyelesaikan novel baru, "The Passage to the Unknown," dan sedang bersiap untuk diterbitkan.

Baca juga: Arab Saudi Lanjutkan Proyek Tahap Kedua Renovasi 30 Masjid Bersejarah, Tersebar di 13 Wilayah

Al-Hazmi mengatakan ingin menginspirasi orang lain untuk membaca dengan menghasilkan karya-karya ini.

Dia mengatakan sedang mengerjakan novel fiksi ilmiah berjudul “The Day Before 2050,” tentang potensi bahaya perubahan iklim bagi manusia dan hewan.

Dilansir SPA, Kamis (14/7/2022), dia baru-baru ini menerbitkan sebuah artikel tentang masalah ini.

Al-Hazmi menyatakan memilih judul itu karena 2050 menjadi tanggal yang ditetapkan oleh banyak negara untuk mencapai emisi nol bersih.

Al-Hazmi tetap mendedikasikan dirinya sebagai penulis novel.

“Saya butuh waktu sekitar satu tahun untuk menulis buku, tergantung jenis bukunya," jelasnya.

Baca juga: 356 Siswa Program Mawhiba Arab Saudi Diterima di Sejumlah Universitas Top Dunia

"Mekanisme penulisan yang saya ikuti berdasarkan salah satu metode internasional paling terkenal yang disebut 'Save The Cat Method," jelasnya.

Dia mengatakan hal itu bergantung pada pembagian komposisi novel menjadi poin-poin utama.

Selain itu, beberapa aplikasi elektronik membantunya mengatur ide-ide,

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved