Breaking News:

Perceraian

300 Pasutri di Aceh Besar Ramai-ramai Ajukan Cerai ke Pengadilan, Alasannya Bikin Miris

Himpitan ekonomi dan tidak dinafkahi, menjadi alasan utama para istri di Aceh Besar untuk menggugat cerai suaminya.

Editor: Ansari Hasyim
Pixabay
Ilustrasi perceraian-Himpitan ekonomi dan tidak dinafkahi menjadi alasan utama para istri di Aceh Besar untuk menggugat cerai suaminya. 

Laporan Indra Wijaya | Jantho

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Hingga Juli 2022, ramai istri mengugat cerai suami ke Mahkamah Syariah Jantho.

Himpitan ekonomi dan tidak dinafkahi menjadi alasan utama para istri di Aceh Besar untuk menggugat cerai suaminya.

Juru Bicara Mahkamah Syariah Jantho, Fadhlia mengatakan, bahwa kasus perceraian di kabupaten tersebut cenderung masih tinggi.

Dominan perceraian yang terjadi akibat masalah ekonomi.

"Selain itu banyak juga suami yang meninggalkan istri lebih dari dua tahun. Bahkan kemarin ada suami ninggalin istri sampai 10 tahun tanpa ada kabar," kata Fadhlia kepada Serambinews.com, Sabtu (16/7/2022).

Meskipun Mengaku Masih Sayang, Angga Wijaya Akui Mantap Gugat Cerai Dewi Perssik

Update Menteri Suharso Monoarfa Gugat Cerai Istri Kedua, Nurhayati Effendi Ajukan Banding

Ia mengatakan, untuk masalah ekonomi dilatarbelangi akibat pandemi Covid-19.

Dimana, banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.

"Dan mungkin tidak ada keterbukaan antara suami dan istri saat pendapat menepis saat pandemi," ujarnya.

Lanjut dia, sepanjang 2022 saja, kurang lebih sekitar 200 perkara yang masuk MS Jantho dimana istri menggugat cerai suami.

Sementara 100 perkara suami yang menceraikan istri.

"Dan rata-rata alasannya itu suami tidak menafkahi istrinya. Jadi saat diterpa pandemi, ekonomi menurun dan terjadilah cekcok antara suami dan istri," pungkasnya.(*)

DPRK Banda Aceh Rombak AKD, Proses Paripurna Berlangsung Panas Hingga Dini Hari

Partai Aceh Ganti Tiga Kader di DPRK Aceh Utara, Ini Sosoknya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved