Breaking News:

Berita Nagan Raya

Dua Penimbun Solar Subsidi di Nagan Raya Dieksekusi ke Lapas, Divonis 5 Bulan & Denda Rp 2 Juta

Eksekusi kedua terpidana oleh Kejari baru-baru ini setelah kasus tersebut inkrah (berkekuatan hukum tetap). 

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
Dok Polres Nagan Raya
Kasat Reskrim Polres Nagan Raya memperlihatkan tersangka kasus penimbunan BBM solar subsidi di Mapolres setempat, Selasa (12/4/2022). 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Nagan Raya telah melakukan eksekusi terhadap dua terpidana kasus penimbunan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi. 

Dua terdakwa divonis penjara masing-masing 5 bulan dan denda Rp 2 juta.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Rabu (20/7/2022), menjelaskan, dua terdakwa kasus penyalahgunaan BBM solar subsidi adalah Banta Lidan dan Darwis. 

Keduanya tercatat sebagai warga Kabupaten Nagan Raya.

Eksekusi kedua terpidana oleh Kejari baru-baru ini setelah kasus tersebut inkrah (berkekuatan hukum tetap). 

Keduanya dieksekusi ke Lapas Kelas IIB Meulaboh.

Baca juga: Polisi Serahkan 4 Penimbun Solar Subsidi di Nagan Raya ke Jaksa, Tersangka Terancam Penjara 6 Tahun

Sedangkan vonis telah dijatuhi Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya pada akhir Juni 2022 lalu.

Kajari Nagan Raya, Muib, SH melalui Kasi Pidum, R Bayu Ferdian, SH kepada Serambinews.com mengakui, bahwa kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi dengan dua terdakwa sudah inkrah.

“Sehingga kedua terpidana sudah dieksekusi ke Lapas guna menjalani hukuman sesuai putusan PN,” tukasnya.

Seperti diberitakan, dua warga Kabupaten Nagan Raya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Nagan Raya dalam kasus penimbunan BBM jenis solar subsidi (bio solar). 

Dua orang itu ditingkatkan status sebagai tersangka setelah polisi sebelumnya pada Maret 2022, mengamankan solar subsidi sebanyak 34 jeriken (isi 32 liter) dari keduanya.

Dua pelaku yakni Banta Lidan, warga Kecamatan Seunagan Timur, dan Darwis, warga Kecamatan Seunagan. 

Baca juga: Istri Tersangka Penimbun Solar Tertipu Rp 15 Juta Oleh Oknum yang Mengaku Kapolres Bener Meriah

Penangkapan dilakukan setelah polisi curiga dengan sebuah mobil pikap membawa BBM solar yang dalam perjalanan dari Aceh Barat Daya ke Nagan Raya.

Mobil yang membawa solar itu kemudian disetop petugas dan diperiksa sopir, ternyata tidak dapat memperlihat dokumen resmi.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved