Berita Aceh Tengah
Perempuan Gayo Berkelubung dan Pria Berpenutup Jembolang Warnai Gedung Perpustakaan Nasional
Perempuan Gayo dengan penutup kepala "kelubung" dan pria dengan penutup kepala "Jembolang' mewarnai Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta, Kamis (21/7/
Penulis: Fikar W Eda | Editor: M Nur Pakar
Laporan Fikar W Eda | Jakarta
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Perempuan Gayo dengan penutup kepala "kelubung" dan pria dengan penutup kepala "Jembolang' mewarnai Gedung Perpustakaan Nasional Jakarta, Kamis (21/7/2022).
Pemandangan tidak biasa ini hadir menyemarakkan Gelar Budaya Gayo yang diselenggarakan Musara Gayo Jabodetabek.
Bekerjasama dengan Pemkab Aceh Tengah dan Perpustakaan Nasional. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 21-23 Juli 2022.
Perempuan-perempuan Gayo hadir dengan "kelubung" dan pakaian motif Kerawang Gayo.
Begitu juga dengan pria-pria Gayo yang hadir di tempat itu, semua mengenakan pakaian kerawang Gayo dan "jembolang."
Reje Paya Tumpi Baru Idrus Saputra bersama sang istri juga hadir di sana lengkap dengan pakaian motif Gayo tadi.
Baca juga: Kisah Wandi Gayo Menembus Arena One Pride MAA, Sempat Jadi Kuli untuk Bertahan Hidup
Begitu juga dengan Inen Ayu, Aman Ayu, dr Januarita Alwin, Alwin Desry, Ahyar Gayo, Aris Nosar dan istri, Rusman, Joul Meja Gambar dan banyak lagi.
Perpustakaan Nasional tampak berwajah lain dari biasanya.
"Kami memang mewajibkan semua orang Gayo yang hadir menyaksikan Gelar Budaya Gayo ini, mengenakan pakaian Gayo," kata Aris Nosar, ketua panitia penyelenggara.
"Ini budaya kita," tambahnya.
"Kerawang Gayo sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia bersama Didong," ujarnya.
"Kini Gayo, Gutel, Guel, Sining, Pacu Kude, Saman Bines," katanya.
Asma, penulis dari Yogyakarta tertarik dengan pakaian khas Gayo itu.
Baca juga: Mengembalikan Kejayaan Gayo, Peluncuran TribunGayo.com Berlangsung Meriah
Dia lalu membeli satu set pakaian Gayo dan mengenakannya langsung saat itu.
Asma hadir menyaksikan kegiatan budaya tersebut bersama-sama dengan sejumlah penyair dan penulis Indonesia lainnya.
"Kelubung" adalah kain penutup kepala perempuan Gayo," ujarnya.
Dia mengatakan biasanya digunakan saat ke sawah atau kebun.
Ditambahkan, kelubung kadang bisa berubah fungsi, bisa menjadi tempat hasil panenan kalau ke kebun.
kelubung umumnya dari kain panjang atau kain sarung.
Sedangkan "jembolang," adalah penutup kepala khas pria Gayo.
Baca juga: Populer dengan Tari Saman dan TNG Lauser, Bupati Amru Optimis Gayo Lues jadi Pusat Wisata Dunia
Ada beberapa jenis kain penutup kepala. Salah satunya "Jembolang," terbuat dari kain sarung.
Belakangan mencul kreasi dari Reje Payatumpi Baru Idrus Saputra, memproduksi "Jembolang" dengan motif kerawang Gayo.
"Jembolang" produksi Idrus sudah siap pakai, tinggal pasang di kepala.
Itu bisa dilakukan sendiri dengan menyebut jembolang instan.
Nah para pria "berjembolang" dan perempuan berkelubung ini ikut bernyanyi, menari dan berdidong bersama-sama seniman yang sedang melakukan pertunjukan.
Semuanya tampak gembira dan senang, seakan mereka sedang berada di kebun kopi yang sedang panen.
Begitulah tradisi Gayo.(*)