Berita Bireuen
Satu Keluarga di Bireuen Dibacok
Peristiwa pembacokan menggemparkan terjadi di Gampong Krueng Meusagop, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen
BIREUEN - Peristiwa pembacokan menggemparkan terjadi di Gampong Krueng Meusagop, Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen, pada Sabtu (23/7/2022).
Satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak harus masuk rumah sakit setelah dibacok oleh pelaku yang juga masih saudara dekat para korban.
Setelah melakukan aksi tersebut, pelaku menyerahkan diri ke polisi.
Untuk diketahui, Krueng Meusagop merupakan satu satu desa terpencil yang berjarak sekitar empat kilometer ke arah selatan Keude Simpang Mamplam.
Informasi yang diperoleh Serambi, kemarin, pembacokan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
Adapun korbannya adalah Ramli Thaeb (59), serta istri dan anaknya, Syamsina A Rahman (57) dan Mardiati (30).
Sedangkan pelaku pembacokan yaitu JM (60), warga desa yang sama dan merupakan keluarga dekat dari korban.
Menurut sumber Serambi, kejadian itu bermula saat JM sekitar pukul 14.30 WIB, mendatangi rumah Ramli Thaib, dengan membawa parang.
Tanpa mengeluarkan sepatah kata pun, saat tiba di rumah tersebut, JM langsung menebas bagian kepala dan leher Ramli Thaib hingga korban tersungkur ke tanah.
Setelah itu, JM menebas tubuh Syamsinar di bagian kepala hingga bersimbah darah, dan selanjutnya pelaku membacok Maryati.
Baca juga: Suami Bacok Istri hingga Kritis akibat Cemburu, Pelaku Residivis Pembunuhan Baru 10 Hari Bebas
Baca juga: Propam Polda Papua Selidiki Tewasnya Bripda Diego, Korban Alami Luka Bacok dan 2 Senjata Hilang
Setelah kejadian tersebut, ketiga korban segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.
Keuchik Krueng Meusagop, Ramli Muhammad, kepada Serambi, tadi malam pukul 20.30 WIB, mengatakan, setelah mengetahui kejadian itu, ia membawa JM kerumahnya untuk mencari tahu penyebab terjadinya pembacokan itu.
“Sesampai di rumah saya ,JM coba mengayunkan parang di bagian kaki saya, namun tidak sampai kena karena sempat saya hindari dan kemudian mengambil parang dari tangan JM,” ujar Keuchik.
Setelah kejadian tersebut, JM menyerahkan diri ke Pos Polisi (Pospol) Simpang Mamplam dan mengakui perbuatannya tersebut.
Masalah Lembu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/satu-keluarga-bersimbah-darah-di-bireuen-diserang-dengan-parang.jpg)