Breaking News:

Pilchiksung

Qanun tak Disahkan, Pilchiksung di Lhokseumawe Ditunda, Ini Penjelasan Pemko

Sebelumnya rapat kedua belah pihak dengan DPRK juga telah dilaksanakan. Karena di Permendagri itu disebutkan Pilchiksung dan PAW harus dengan peratura

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Kabag Pemerintahan Setdako Lhokseumawe, Muhammad Rifyalsyah SSTP MAP, ll 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE – Awalnya rencana pelaksanaan pemilihan keuchik serentak dilakukan pada bulan Mei 2022 sebagaimana surat Wali Kota Lhokseumawe yang disampaikan kepada Pemerintahan Gampong yang melaksanakan Pilkades serentak tahun 2022.

Namun akhirnya semua tahapan pesta demokrasi terpaksa ditunda sementara yang menurut informasi belum ada Peraturan Daerah atau Qanun tentang pemilihan Keuchik Serentak di Kota Lhokseumawe.

Kabag Pemerintahan Pemko Lhokseumawe, Rifyal saat dikonfirmasi mengatakan, bagian pemerintahan kota Lhokseumawe telah mengajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) untuk menjadi Rancangan Qanun (Raqan) Pemilihan Keuchik secara Langsung ( Pilchiksung).

Pada awalnya proses tahapan persiapan draf telah difasilitas Kabiro Hukum Provinsi Aceh.

Kembali Ditunda, Tuha Peut Meunasah Mesjid Pertanyakan Kepastian Pilchiksung Serentak di Lhokseumawe

Sebelumnya rapat kedua belah pihak dengan DPRK juga telah dilaksanakan. Karena di Permendagri itu disebutkan Pilchiksung dan PAW harus dengan peraturan daerah.

“Sehingga di situ terjadi tarik ulur misalnya tentang Pergantian Antar Waktu (PAW),” kata Rifyal, Selasa (26/7/2022).

Rifyal menyebuitkan, pihaknya tidak melihat dari segi PAW namun diambil dari pemilihan keuchik secara langsung.

“Nah waktu pembahasan dua belah pihak dengan DPRK atau dengan Badan Leglisasi (Banleg) diminta untuk masukan PAW sehingga harus ada perubahan draf tersebut oleh bagian hukum setdako. Setelah diubah sepakatlah bahwa dalam draf tersebut dimasukan PAW setelah disepakati dengan dewan makan kita fasilitasi dengan Biro Hukum untuk dapat nomor register,” jelasnya.

Ini Nama 8 Calon Keuchik Terpilih dalam Pilchiksung Serentak Tahap II di Nagan Raya

Kemudian sambungnya, draf Pilchiksung tersebut seharusnya diparipurnakan itu sekalian dengan pertanggungjawaban sebelum berakhir masa jabatan Wali Kota Suaidi Yahya.

“Kami sudah menyiapkan dua qanun yaitu pertanggungjawaban wali kota tahun 2021 sama qanun Pilchiksung,” terangnya.

Lalu tambahnya, pihaknya mendapat informasi terkiat Pilchiksung sudah setuju untuk disahkan dan di paripurnakan, namun untuk poin PAW harus dihilangkan.

“Kita masih menunggu, sehingga kembali lagi ke awal, namun hal itu tidak menjadi masalah yang paling penting adalah poin Pilchiksung yang harus jalan karena dari awal itu sudah di ajukan,” demikian Rifyal.

Diberitakan sebelumnya, hingga saat ini belum ada kepastian Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak di Kota Lhokseumawe.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved