Berita Aceh Tamiang

Mursil: Kelompok Radikal di Aceh Tamiang Berkamuflase ke Pesantren dan Menikahi Warga Setempat

“Jadi jangan bilang kita sarang kelompok radikal, yang terjadi saat ini dilakukan secara menyusup ke tengah-tengah masyarakat,” ungkapnya.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Bupati Aceh Tamiang, Mursil 

Makanya dia mengusulkan Forkopimda Aceh untuk menyusun regulasi yang membuat pemerintah daerah berhak menelusuri keuangan pesantren.

Hal ini perlu mengingat masih banyak kondisi keuangan pesantren yang belum stabil sehingga rentan disusupi kelompok radikal.

“Tawaran bantuan ini pasti banyak, kalau tidak diawasi, kasihan pesantren yang belum stabil keuangannya. Mereka akan selalu jadi imbas, intinya kita bisa mencegah dini,” kata Mursil.

Atas dasar inilah, Mursil meyakini kalau 54 pesantren di Aceh Tamiang dipastikan masih menganut paham yang sesuai ajaran Islam.

Baca juga: Mantan Teroris Sapa Santri di Pidie, Aceh, Cerita Pernah Pegang Senjata Hingga Rakit Bom

Secara khusus dia telah mengingatkan lagi MPU, Dinas Syariat Islam, Dinas Pendidikan Dayah, dan seluruh perangkat kampung dan kecamatan untuk aktif mengawasi aktivitas di lingkungan masing-masing.

“Tidak hanya pesantren, semua sendi aktivitas masyarakat harus diperhatikan, jangan kesannya kita mendiskriminasikan pesantren,” papar Mursil.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved