Breaking News:

Berita Banda Aceh

Prestasi Anak Disabilitas, M Rikal Qamara Tunarunggu yang Mahir Berbahasa Inggris

M Rikal Qamara (16), siswa tunarungu kelas XI Sekolah Luar Biasa-Tunarungu (SLB-B) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Banda Aceh

Editor: bakri
For Serambinews.com
Muhammad Rikal Qamara berpose di depan sekolahnya 

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) atau sering disebut penyandang disabilitas tidak selalu terbelakang.

Justru mereka mampu mengukir prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional bahkan internasional.

Mereka juga memiliki berbagai kelebihan tersendiri.

ADALAH M Rikal Qamara (16), siswa tunarungu kelas XI Sekolah Luar Biasa-Tunarungu (SLB-B) Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Banda Aceh.

Meski memiliki keterbatasan dalam kemampuan mendengar, tetapi Rikal merupakan anak yang cerdas dan memiliki prestasi.

Kepala SLB-B YPAC, Henie Ekawati MPd, Rabu (27/7/2022), mengatakan, Rikal yang berasal dari Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh ini pernah meraih juara satu tingkat provinsi pada lomba mengolah barang bekas dan juara dua lomba membuat komik strip tingkat Kota Banda Aceh.

“Ia merupakan siswa yang rajin belajar," kata Henie kepada Serambi.

Henie mengungkapkan, Rikal merupakan anak dari keluarga kurang mampu.

Ayahnya Sufina Abubakar mengalami bibir sumbing dan kesehariannya bekerja sebagai tukang becak.

Baca juga: Demi Tes di Unesa, Peserta Disabilitas dari Aceh Naik Bus Berhari-hari

Baca juga: Miris! Banyak Orang Tua di Aceh Tamiang Malu Punya Anak Disabilitas & Tidak Dimasukkan dalam KK

Sementara ibunya juga mengalami tunarungu.

"Namun dengan kondisi kedua orang tua Rikal itu tidaklah membuatnya patah semangat, bahkan lebih termotivasi lagi untuk meraih cita-cita," ujar Henie.

Kini sebut Kepala SLB-B YPAC, Rikal yang sering menjadi petugas upacara di sekolah semakin percaya diri.

Dia juga telah mampu berbicara Bahasa Inggris meski mengeluarkan suara terbata-bata karena tunarungu yang dialaminya.

"Rikal anak emas yang hebat sudah mampu bercerita dengan menggunakan Bahasa Inggris, dia selalu belajar dengan giat dan gigih," ujar Juara 3 Kepala SLB berdedikasi tingkat nasional ini.

Henie menjelaskan, kemampuan Rikal berbicara Bahasa Inggris tidak terlepas dari guru pembimbingnya, Fitri Suzanna SPd.

Sang guru mengajarkannya berbagai metode agar ia mampu memahami, mengerti dan mengucapkan.

Henie menyebutkan, semua guru yang mengajar di sekolah yang ia pimpin harus memberikan pembelajaran yang menyenangkan, mudah dipahami, dan dimengerti oleh siswa.

"Guru yang kreatif dan inovatif akan melahirkan siswa-siswi yang termotivasi untuk menemukan jati dirinya.

Anak berkebutuhan khusus bukan jadi penghalang meraih prestasi, sudah dibuktikan oleh Rikal dan siswa lainnya," katanya. (muhammad nasir)

Baca juga: Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto Serahkan Bantuan untuk Disabilitas

Baca juga: Paska Aceh Bekali 35 Aparatur Kecamatan, Pemahaman Hak-hak Disabilitas di Pidie

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved