Breaking News
Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO Rusia Ukraina Saling Serang, Markas Angkatan Laut Rusia Diserang Drone, Putin Siapkan Zikron

Dikabarkan, armada angkatan laut Rusia mulai mendapatkan rudal jelajah anti-kapal hipersonik Zirkon terbaru.

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin tak memberikan ruang Ukraina untuk beristirahat.

Untuk melancarkan serangannya, Rusia kini kembali menambah senjata mematikan.

Putin mengklaim, bahwa musuh tak dapat menghentikan serangan senjata canggihnya tersebut.

Senjata yang dimaksud ialah jenis senjata rudal jarak jauh berpresisi tinggi.

Dikabarkan, armada angkatan laut Rusia mulai mendapatkan rudal jelajah anti-kapal hipersonik Zirkon terbaru.

Saat tes pertama diluncurkan, Zirkon berhasil mengenai target di tempat pelatihan di darat yang berjarak sekitar 500 km.

Memiliki kecepatan luncur yang tinggi, Zirkon diklaim tak dapat dicegat oleh musuh.

Selain itu, senjata tersebut juga dimungkinkan tak dapat dideteksi oleh pertahanan anti-pesawat yang ada.

Sementara itu pada Minggu (31/7), telah terjadi serangan ke Markas Besar Laut Hitam Rusia.

Serangan ini membuat enam orang menjadi korban luka-luka.

Ukraina yang dituding sebagai dalang serangan pun memberikan bantahannya.

Dilansir oleh Kompas.com via AFP, serangan drone tersebut dilakukan di Sevastopol, Semenanjung Krimea tepat saat Hari Angkatan Laut.

Pihak Rusia pun menuding Ukraina yang sengaja melakukannya untuk merusak perayaan tersebut.

Menanggapi hal ini, Juru Bicara wilayah militer pesisir Odessa, Sergiy Bratchuk memberikan bantahannya.

Menurut Bratchuk, tudingan Rusia terhadap Ukraina merupakan provokasi belaka.

Bratchuk menerangkan, Ukraina punya cara yang efektif untuk merebut Semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia.

Baca juga: VIDEO - Satu Unit Rumah di Aceh Besar Rusak Tertimpa Pohon

Baca juga: VIDEO Aksi Pasukan Elit Udara Militer Rusia di Garis Depan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved