Abu Bakar Ba'asyir Kini Mengakui Pancasila Dasar Negara, Ini Penjelasan Pihak Keluarga
Mantan terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, menyatakan dirinya kini setuju dengan ideologi Pancasila.
“Indonesia berdasar Pancasila, mengapa disetujui ulama? Karena dasarnya Tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa,” ujar Abu Bakar Ba'asyir.
Lantas, ia menjelaskan soal sikap dirinya yang dulu mengganggap Pancasila itu syirik.
“Ini pun pengertian saya terakhir. Dulunya saya (menyatakan), Pancasila itu syirik. Saya begitu dulu,” paparnya.
“Tetapi setelah saya pelajari selanjutnya, tidak mungkin ulama menyetujui dasar negara syirik, itu ndak mungkin,” sambungnya. Abu Bakar Ba'asyir.
Ia bahkan menyebutkan, para ulama yang menjadikan Pancasila sebagai dasar negara adalah ulama yang ikhlas.
Maka dari itu, kata dia, Pancasila tidak mungkin syirik.
“karena ulama itu niatnya mesti ikhlas,” ungkapnya.
Ba'asyir yang sekarang berusia 83 tahun sering disebut sebagai pemimpin spiritual jaringan Jemaah Islamiyah (JI) yang memiliki hubungan dengan Al Qaeda.
JI dituduh berperan besar dalam bom Bali pada 2002 yang menwaskan lebih dari 200 orang.
Baca juga: Saat Ditanya Pasangan Baru, Nathalie Holscher Ucap Istigfar, Fokus Cerai dan Cari Uang
Baca juga: Pj Wali Kota Siap Merah-Putihkan Banda Aceh, Sukseskan Gerakan 10 Juta Bendera
Baca juga: Staf Perpustakaan SMP Negeri 6 Kota Bekasi Jadi Tersangka, Lakukan Pelecehan Seksual pada 10 Siswi
Kompastv: Memakai Peci Hitam, Abu Bakar Ba asyir Akui Pancasila: Tidak Mungkin Syirik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/abu-bakar-baasyir.jpg)