Internasional
Iklan Bawang Putih Terlalu Vulgar, Petani Korea Selatan Lancarkan Protes
Sebuah klip video tentang iklan Bawang Putih telah memicu kemarahan warga kota kecil di Korea Selatan.
SERAMBINEWS.COM, SEOUL - Sebuah klip video tentang iklan Bawang Putih telah memicu kemarahan warga kota kecil di Korea Selatan.
Menurut beberapa petani, iklan tersebut berbau cabul dan terlalu vulgar, karena mengobjektifikasi produk pertanian itu secara seksual.
Kontroversi seputar video 30 detik yang telah ada di saluran YouTube untuk Kabupaten Hongseong, sebuah kota kecil di tengah dan barat Korea Selatan berpenduduk 100.000 orang.
Kawasan tersebut dikenal dengan Bawang Putih lokal "Hongsan" selama dua tahun, seperti dilansir AFP, Kamis (4/8/2022).
Video tersebut menunjukkan seorang wanita menyentuh paha seorang pria bernama "Hongsan" dengan topeng kepala Bawang Putih.
Kemudian, ada mengucapkan kata-kata seperti "sangat kental" dan "keras" untuk secara metaforis mengiklankan kualitas Bawang Putih lokal.
Baca juga: Manfaat Bawang Putih bagi Kesehatan Luar Biasa, Turunkan Risiko Kanker dan Kolestrol
Adegan tersebut merupakan parodi dari adegan terkenal dari film Korea hit tahun 2004 berjudul “Once Upon a Time in High School.”
Iklan pedas, yang dilaporkan menghasilkan sekitar 190.000 tampilan di saluran YouTube Hongseong, sebagian besar disimpan di bawah tanah.
Tetapi mulai berakar di masyarakat ketika ditayangkan di papan reklame elektronik di terminal bus ekspres Seoul dan jalan Kota Daejeon bulan lalu menjelang rilis Bawang Putih.
Seorang petani yang melihat video tersebut memberi tahu beberapa kelompok tani dan media Korea Selatan juga mulai melaporkannya, meninggalkan rasa tidak enak di mulut masyarakat.
“Kami tidak bisa menahan keheranan kami,” kata pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh cabang lokal dari dua organisasi petani besar, Liga Petani Korea dan Asosiasi Petani Wanita Korea.
“Video itu menyinggung orang-orang yang menontonnya dan memberikan pukulan besar pada citra produk pertanian yang ditanam dengan susah payah oleh para petani," tambah mereka.
Menyebut video itu tidak pantas, karena Bawang Putih diobjektifikasi menjadi seksual.
Baca juga: Makan 6 Siung Bawang Putih, Rasakan Manfaat Menakjubkan Dalam 24 Jam
Kelompok tani meminta Hongseong untuk meminta maaf, menghukum mereka yang bertanggung jawab atas produksi video dan merumuskan langkah-langkah bagaimana mencegah insiden serupa.
Shin Ji Youn, seorang pejabat di Asosiasi Petani Wanita Korea, mengatakan kelompok tani meminta Hongseong untuk menanggapi permintaan mereka pada 10 Agustus 2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bawang-Putih-di-Korea-Selatan.jpg)