Breaking News:

Internasional

Nagorno-Karabakh Kembali Panas, Tiga Tentara Tewas, Rusia Tuduh Azerbaijan Langgar Gencatan Senjata

Ketegangan baru meletus di Nagorno-Karabakh pada Rabu (3/8/2022), seusai tiga tentara Azerbaijan tewas.

Editor: M Nur Pakar
Screenshoot
Serangan rudal menghantam konvoi kenderaan militer Azerbaijan di Nagorno-Karabakh, Rabu (3/8/2022). 

SERAMBINEWS.COM, BAKU - Ketegangan baru meletus di Nagorno-Karabakh pada Rabu (3/8/2022), seusai tiga tentara tewas.

Azerbaijan mengatakan telah menguasai beberapa ketinggian strategis di wilayah yang disengketakan itu.

Eskalasi itu langsung mendapat teguran internasional, dengan Rusia menuduh Baku, Ibu Kota Azerbaijan melanggar gencatan senjata.

Uni Eropa juga mendesak penghentian permusuhan segera.

Musuh bebuyutan, Armenia dan Azerbaijan, berperang dua kali pada tahun 2020 dan pada 1990-an atas wilayah Nagorno-Karabakh yang berpenduduk Armenia di Azerbaijan.

Setelah perang terakhir, Armenia terpaksa menyerahkan sebagian besar wilayah yang telah dikuasainya selama beberapa dekade, seperti dilansir AFP, Kamis (4/8/2022).

Baca juga: Rusia Tuduh Azerbaijan Langgar Perjanjian Gencatan Senjata, Masuki Nagorno-Karabakh

Rusia masih mengerahkan sekitar 2.000 penjaga perdamaian untuk mengawasi gencatan senjata yang rapuh.

Tetapi ketegangan tetap ada meskipun ada perjanjian gencatan senjata.

Pada Rabu (3/8/2022), ketegangan baru berkobar ketika Azerbaijan mengatakan telah kehilangan seorang tentara.

Tentara Karabakh mengatakan dua tentaranya juga tewas dan lebih dari selusin terluka.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan pasukan Karabakh menargetkan posisi tentaranya di Distrik Lachin.

Dimana, berada di bawah pengawasan pasukan penjaga perdamaian Rusia, menewaskan seorang wajib militer Azerbaijan.

Baca juga: Azerbaijan dan Armenia Baku Tembak Lagi di Nagorno-Karabakh, 4 Tentara Azerbaijan Tewas

Tentara Azerbaijan kemudian mengatakan melakukan operasi pembalasan sebagai tanggapan dan mengambil kendali beberapa ketinggian strategis di Karabakh.

Tentara negara bagian yang memisahkan diri itu menuduh Azerbaijan melanggar gencatan senjata dan membunuh dua tentara dan melukai 14 lainnya.

Karabakh menyatakan Azerbaijan memobilisasi tentara ke wilayahnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved