Berita Nagan Raya
Di Nagan Raya, 80 Ternak Masih Terjangkit PMK, Vaksin Kini Kosong
"Saat ini vaksin yang 1.000 dosis telah habis atau kosong setelah disuntikan pada ternak warga di Nagan Raya," katanya.
Penulis: Rizwan | Editor: Nurul Hayati
"Saat ini vaksin yang 1.000 dosis telah habis atau kosong setelah disuntikan pada ternak warga di Nagan Raya," katanya.
Laporan Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Jumlah ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Nagan Raya terus berkurang.
Hingga Sabtu (6/8/2022), jumlah yang masih sakit karena PMK sebanyak 80 ekor.
Jumlah itu jauh berkurang, dari sebelumnya sempat mencapai 800 ekor.
"Jumlah ternak yang sembuh sangat tinggi," ujar Kabid Peternakan dari Dinas Peternakan Nagan Raya, drh Syafridhal kepada Serambinews.com, Sabtu (6/8/2022).
Menurutnya, ternak yang masih sakit hingga kini tetap dalam pengawasan petugas kesehatan hewan.
"Tim kesehatan hewan terus memantau perkembangan ternak yang masih sakit," jelasya.
Disebutkan, ternak yang sakit sudah diberikan obatan.
Selain itu, petugas juga memantau terhadap ternak yang belum terpapar serta upaya pencegahan.
Baca juga: Tinjau Vaksinasi PMK, Pj Bupati Apresiasi Warga Siapkan Lokasi Karantina Ternak Mandiri
Vaksin kosong
Kabid Peternakan Distannak Nagan Raya, drh Syafridhal mengatakan, Nagan Raya telah menerima vaksin sebanyak 1.000 dosis sekitar dua pekan lalu dari Distanak Aceh.
Vaksin telah disuntikkan kepada ternak yang belum terpapar PMK.
Vaksin sebagai upaya pencegahan sehingga terhindari jangkitan PMK.
"Saat ini vaksin yang 1.000 dosis telah habis atau kosong setelah disuntikan pada ternak warga di Nagan Raya," katanya.
Distannak Nagan Raya juga telah mengajukan penambahan vaksin ke Disnak Aceh.
Penambahan karena masih belum semua ternak menerima vaksin.
"Kita sudah minta segera diserahkan," jelasnya.
Untuk ternak yang sudah sembuh atau masih sakit, kata Kabid Peternakan, bahwa ternak itu baru dapat divaksin setelah beberapa bulan ke depan.
"Berbagai upaya penanganan terhadap PMK terus kita lakukan," sebutnya.(*)
Baca juga: Tuntaskan Wabah PMK, Pidie Jaya Butuh Tambahan 20.000 Dosis Vaksin