Breaking News:

Pupuk

Pupuk Indonesia Ajukan Pasokan Gas Untuk PIM 1, Targetkan Reduksi Karbon dan Net Zero Emission

Pihak Pupuk Indonesia menargetkan reduksi karbon hingga 29% di tahun 2030, dan net-zero emission pada tahun 2060.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Dok PT PIM
Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury saat melakukan kunjungan kerja ke PT PIM di Lhokseumawe, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pengembangan kawasan pabrik NPK dan pengembangan Green Industry Cluster (GIC) atau Klaster Industri Hijau sesuai dengan strategy house green industry cluster Kementerian BUMN.

"Kita telah menargetkan reduksi karbon hingga 29 persen di tahun 2030, dan net-zero emission pada tahun 2060," kata Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis Pupuk Indonesia, Jamsaton Nababan, saat mendampingi Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury melakukan kunjungan kerja ke PT PIM di Lhokseumawe, Rabu (10/8/2022).

Strategi yang dilakukan ucap Jamsaton Nababan, bahwa antara lain pemanfaatan energi baru dan terbarukan. Lalu implementasi teknologi carbon capture. Kemudian peningkatan efisiensi, serta pengembangan bisnis dan industri ramah lingkungan. 

Terkait dengan pasokan gas untuk reaktivasi PIM-1 ia menyebutkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan. Yaitu dukungan kepada Kementerian ESDM untuk pengadaan LNG. Baik melalui pasokan dalam negeri maupun impor. 

“Kementerian ESDM juga telah merespon dan memberikan dukungannya untuk pengadaan LNG tersebut,” terang Jamsaton.(*)

Baca juga: Pupuk Subsidi di Aceh Masih Tersedia, Ini Harganya, Permintaan Pupuk Non-Subsidi Rendah

Baca juga: DPP HKTI Berkunjung Ke Kedubes Rusia, Bahas Pasokan Pupuk Hingga Kerjasama Teknologi Pertanian

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved