Kamis, 16 April 2026

Internasional

Harga Bensin Mencekik Leher dan Stok Terbatas, Sepeda Laris Manis di Sri Lanka

Harga bensin yang melambung tinggi sampai Rp 300 ribu per liter dan stok sangat terbatas telah membuat warga memilih kendaraan tanpa bahan bakar.

Editor: M Nur Pakar
Foto: ArabNews
Seorang wanita pergi kerja dengan sepeda di Kolombo, Sri Lanka pada 27 Juni 2022. 

"Pasar mampu memenuhi persentase yang adil dari permintaan itu," katanya.

Dia menambahkan ketidakseimbangan pasokan-permintaan telah memicu kenaikan harga di pasar tak resmi, sampai dua kali lipat dari harga pasar.

Disebutkan, membeli dan menjual kembali dengan biaya selangit.

Penduduk Kolombo yang putus asa yang membutuhkan moda transportasi yang dapat diakses masih bersedia membayar biaya tambahan.

Marini, seorang guru bahasa Inggris yang tinggal di Kolombo, mengatakan dia mengeluarkan 188.000 rupee, sekitar Rp 7,6 juta untuk sepeda keponakannya agar bisa pergi ke sekolah.

"Ini benar-benar mahal," katanya.

“Tetapi mengingat situasi saat ini, saya menganggapnya sebagai investasi," tambahnya.

Tapi harga bukan satu-satunya masalah.

Sepeda sekarang bergabung dengan daftar barang yang hampir habis di negara ini.

Di sebuah toko di Borella, pinggiran kota terbesar di Kolombo, sepeda dijual seperti kue panas bulan lalu, tetapi sekarang permintaan telah melampaui pasokan.

Baca juga: Harga Bensin Capai Rp 300 Ribu Seliter di Lebanon

Dimana, pembatasan impor diterapkan pada hampir semua komoditas karena cadangan devisa negara hampir habis.

“Kami kehabisan sepeda,” kata salah satu penjual di toko Borella.

“Setelah bahan bakar benar-benar habis selama satu setengah bulan terakhir, orang banyak datang untuk membeli sepeda untuk orang dewasa," ungkapnya.

"Sebelum ini, kebanyakan orang datang untuk membeli sepeda untuk anak-anak,” jelasnya.

Sementara negara kepulauan berpenduduk 22 juta itu mencari dana talangan $3 miliar dari Dana Moneter Internasional untuk mengembalikan ekonomi dan keuangan publiknya ke jalurnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved