Luar Negeri
Korea Utara Cabut Aturan Masker dan Jaga Jarak, Kim Jong Un Nyatakan Kemenangan Lawan Virus Corona
Pengumuman aturan bebas masker dan jaga jarak muncul setelah Pyongyang awal pekan ini menyalahkan Korea Selatan karena menyebabkan wabah Covid-19.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Mursal Ismail
Kim Yo Jong juga mengungkapkan bahwa pemimpin tertinggi itu sendiri jatuh sakit selama wabah dan menderita "demam tinggi".
Baca juga: Dilema Besar Kim Jong Un, Tangani Pandemi Sendiri dengan Susah Payah atau Terima Bantuan Asing?
Korea Utara telah mencatat hampir 4,8 juta kasus "demam" sejak akhir April 2022.
Sementara pihak berwenang negara itu mengidentifikasi sebagian kecil dari mereka sebagai kasus Covid-19 , dengan hanya 74 kematian.
Para ahli, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah lama mempertanyakan statistik Covid-19 Pyongyang dan mengklaim telah mengendalikan wabah tersebut.
Korea Utara memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia, dengan rumah sakit yang tidak lengkap dan beberapa unit perawatan intensif, kata para ahli.
Tidak diyakini telah memvaksinasi salah satu dari 26 juta penduduknya, meskipun mungkin telah menerima beberapa vaksin dari China, situs spesialis yang berbasis di Seoul NK News melaporkan. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
IKUTI DAN BACA BERITA SERAMBINEWS.COM DI GOOGLE NEWS