Breaking News:

Energi Nuklir

Ada yang Minat Investasi Bahan Baku Nuklir di Indonesia, Potensi Thorium Kita Capai Ratusan Ribu Ton

Menurut Bahlil, pihaknya membuka peluang juga bagi perusahaan luar negeri untuk masuk mengelola mineral berbahan radioaktif ini...

Editor: Eddy Fitriadi
The Telegraph
Ilustrasi Thorium, bahan baku nuklir. Ada yang Minat Investasi Bahan Baku Nuklir di Indonesia, Potensi Thorium Kita Capai Ratusan Ribu Ton. 

SERAMBINEWS.COM - Siapa sangka, ternyata ada perusahaan yang berminat untuk investasi mengelola bahan baku nuklir yakni thorium di Indonesia.

Hal itu diungkapkan  Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia

“Sudah ada (yang mau investasi), namun saya belum bisa umumkan karena masih dikaji dengan badan pengendali nuklir, penelitian ada di BRIN,” ucap Bahlil di gedung Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jumat (12/8/2022).

Menurut Bahlil, pihaknya membuka peluang juga bagi perusahaan luar negeri untuk masuk mengelola mineral berbahan radioaktif ini dengan catatan berkolaborasi dari sisi teknologi dengan perusahaan Indonesia. 

“Tentu prioritas di dalam negeri itu penting selama serius dan punya teknologi. Kalau belum, apa salahnya lakukan kolaborasi. Tidak boleh juga asing sendiri, harus dipadukan supaya kalau asing masuk bisa tumbuh bersama dengan pengusaha di dalam negeri,” ujar dia. 

Meski masih belum mau banyak berkomentar, Bahlil menegaskan bahwa realisasi investasi ini akan terjadi dalam waktu dekat. “Tidak makan tahun, dalam waktu dekat. Begitu selesai rekomendasi dari BRIN, akan langsung jalan,” ujar dia.

Sedangkan untuk potensi nilai investasinya, Bahlil akui pihaknya sedang menghitung sebab tergantung volumenya nanti. 

Asal tahu saja, thorium merupakan salah satu bahan nuklir yang berbahan radioaktif rendah yang masuk dalam golongan Logam Tanah Jarang (LTJ).

Dikutip dari penjelasan Badan Geologi Kementerian ESDM dalam laporan Potensi Logam Tanah Jarang di Indonesia dijelaskan bahwa thorium terdapat pada beberapa mineral yang sebagian besar bersenyawa dengan mineral tanah jarang thorium fosfat, seperti monasit yang mengandung sampai dengan 12 persen oksida thorium

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Eko Budi memaparkan, thorium adalah mineral radio aktif bagian kritikal mineral. Selama ini yang diketahui mineral tersebut adanya di monasit ikutan dari mineral logam timah. 

“Namun untuk thorium sesuai dengan Undang-Undang Radio Aktif, pengelolaannya bukan di Kementerian ESDM tetapi di BATAN. Tetapi tidak salah juga kalau kami menghitung potensinya, hanya saja belum sampai di sana,” ujar Eko saat ditemui di Kementerian ESDM beberapa waktu lalu. 

Sebelumnya Batan pernah menyampaikan bahwa ketersediaan thorium lebih banyak dibandingkan uranium.

Adapun di Indonesia, potensi kandungan thorium diperkirakan mencapai 210.000 ton-270.000 ton, yang tersimpan di Bangka, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Barat.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Menteri Investasi: Ada Perusahaan Nyatakan Minat Investasi Bahan Baku Nuklir"

   

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved