Breaking News:

Berita Bireuen

267 Warga Binaan Lapas Bireuen Terima Remisi HUT RI

Warga binaan yang mendapat remisi sebanyak 267 orang, terdiri dari 157 kasus narkotika, 1 orang tindak pidana korupsi dan 109 orang kasus pidana umum.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Pj Bupati Bireuen Dr Aulia Sofian PhD bersama Plt Kalapas IIb Ramli, SH menyerahkan keputusan remisi secara simbolis bagi dua warga binaan, Rabu (17/08/2022) 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 267 warga binaan berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Bireuen, memperoleh remisi umum dalam hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2022.

Penetapan pengurangan hukuman  diserahkan secara  simbolis Pj Bupati Bireuen, Dr Aulia Sofyan PhD, Rabu  (17/08/2022) di LP Bireuen, besarnya remisi mulai dari enam bulan hingga satu bulan.

Plt Kalapas IIB Bireuen, Ramli, SH mengatakan, saat ini jumlah warga binaan semua berjumlah  426 orang dan yang mendapat remisi HUT RI ke-77 sebanyak 267 orang yang terdiri dari 157 kasus narkotika, 1 orang tindak pidana korupsi dan  109 orang lainnya karena kasus pidana umum.

Disebutkan, pengurangan masa hukuman paling banyak enam bulan satu orang, lainnya ada yang empat bulan, tiga bulan dan satu bulan dan tidak ada yang bebas dengan ada remisi dari pemerintah hari ini 17 Agustus 2022.

“Lapas kelas IIB Bireuen memiliki 16 kamar, satu kamar ukuran  4x5 dihuni 70 orang coba bayangkan. Ada tiga kamar yang diisi 60 sampai 70 orang warga binaan. Untuk kamar kecil biasa diisi tiga atau empat orang, tapi ini 12 sampai 13 orang,” ujarnya.

Sedangkan warga binaan tidak  tertampung dalam kamar ada 83 orang,  selama ini mereka tidur bebas di luar kamar dan tidurnya di lantai dan memang sangat prihatin sekali, untuk itu diharapkan perhatian dari Pemkab Bireuen, ungkap Plt Kalapas.

Pj Bupati Bireuen, Dr Aulia Sofian, S.Sos M.Si dalam sambutannya sebagian besar membaca amanat dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna H Laoly, diharap petugas Lapas agar berinteraksi, dan komunikasi yang baik kepada warga binaan, ayomi dan berikan bimbingan, serta didikan kepada mereka. 

"Saya berpesan jadikan peringatan HUT RI ke-77 ini, sebagai momentum lebih meningkatkan kinerja, mempercepat layanan dan mengubah pola kinerja khususnya di masa pandemi ini," ungkapnya.

Menyikapi harapan dari Plt Kepala Lapas Bireuen, Ramli SH, terkait kondisi Lapas sudah over  kapasitas bahkan ada puluhan harus tidur bebas di ruang terbuka, Plt Bupati Bireuen, mengatakan soal tanah sudah berkomunikasi dengan Ketua DPRK dan Kajari, dan akan diproses segera sehingga tahun 2023 bisa segera dibangun Lapas baru oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Disebutkan, untuk sementara beberapa bulan ke depan ia  akan berbicara dengan ketua DPRK dan Sekda, dan Forkopimda apakah ada anggaran menambah kamar sementara, sesuai kemampuan keuangan daerah, tuturnya.

"Sangat sedih, kapasitas kamar dengan jumlah warga binaan tidak sesuai, untuk itu kalau bisa kita bantu kamar kita bantu bangun kamar," tegas Dr Aulia Sofian.(*)

Baca juga: 183 Warga Binaan Lapas llB Abdya Dapat Remisi Kemerdekaan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved