Selasa, 21 April 2026

Diskusi Pemilu dengan Warga Seuneubok Rawa, Panwaslih Bahas Tentang Politik Uang

Kita harus sadar bahwa salah satu penyebab semakin merajalelanya korupsi dikarenakan politik uang kita biarkan

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Foto bersama Ketua Panwaslih Bireuen, Wildan Zacky E, dan jajaran anggota bersama Akademisi UIN Ar-Raniry, Dr Phil Saiful Akmal MA, selaku narasumber dalam acara diskusi kepemiluan di Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (25/8/2022). 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen menggelar diskusi kepemiluan dengan masyarakat Gampong Seuneubok Rawa Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (25/8/2022).

Acara berlangsung di meunasah gampong, dengan menghadirkan narasumber dari internal Panwaslih Bireuen dan juga nara sumber ekternal dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Sementara dari unsur masyarakat hadir keuchik, imum gampong, tuha peut, tuha lapan, ketua pemuda, tokoh gampong, tokoh perempuan, dan kader perempuan.

Kegiatan diskusi kepemiluan yang dilaksanakan itu merupakan rangkaian dari kegiatan pengembangan gampong demokrasi yang dilaksanakan secara rutin.

Bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuh kembangkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu partisipatif.

Ketua Panwaslih Bireuen, Wildan Zacky E, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk memilih pemimpin secara langsung.

Namun dalam prosesnya terdapat berbagai potensi pelanggaran, salah satunya adalah politik uang, isu SARA, hoaks, dan black campaign (kampanye hitam).

“Maka kesadaran masyarakat untuk terlibat secara aktif dengan mengawal setiap proses pelaksanaan tahapannya menjadi keniscayaan, sehingga terwujudlah pemilu yang demokratis,” jelas Wildan yang didampingi anggota lainnya Desi Safnita dan Abdullah.

Sementara akademisi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Phil Saiful Akmal MA, dalam paparannya menguraikan tentang peran strategis perempuan dalam pemilu dan tantangannya.

Saiful juga mengupas tentang potensi pelanggaran politik uang yang menjadi biang meningkatnya korupsi.

“Kita harus sadar bahwa salah satu penyebab semakin merajalelanya korupsi dikarenakan politik uang kita biarkan,”

“Dan hari ini pemilu terancam oleh politik uang, untuk itu kita harus menolaknya. Selain bertentang dengan hukum pemilu, juga sangat bertentangan dengan hukum Syari’at Islam,” ungkap Saiful Akmal.

Baca juga: Mobil Anggota DPRA Tertabrak Warga di Pidie Hingga Meninggal, Sempat Dikejar, Korban Ternyata Sekdes

Baca juga: Arab Saudi Akan Kembangkan Buah Naga, Tanaman Tidak Butuh Banyak Air

Baca juga: Israel Sebut Duta Besar Segera Ditunjuk ke Turki, Minta Kantor Hamas di Istanbul Ditutup

Selain itu, Saiful juga mengapresiasi keaktifan dan antusiasme peserta diskusi.

“Jujur saya katakan, baru di tempat ini saya dihadapkan pada peserta yang sangat aktif dalam sebuah diskusi” lanjutnya.

Sementara Abdullah Yunus, Anggota Panwalih Bireuen memaparkan materi tentang prosedur penanganan pelanggaran pemilu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved