Breaking News:

Berita Kutaraja

11 Keuchik di Kuta Alam Keluhkan Honor ke Ketua DPRK Banda Aceh, Begini Respon Farid Nyak Umar

“Keterlambatan penyaluran ADG ini berdampak pada gaji dan tunjangan perangkat gampong tidak terbayarkan,” urai dia.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebanyak 11 keuchik yang tergabung dalam Asosiasi Keuchik Kecamatan Kuta Alam ( Asokulam) mengeluhkan honor aparatur gampong yang tidak kunjung cair kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota ( DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar.

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah keuchik dalam Rapat Koordinasi Asokulam yang dihadiri Ketua DPRK, para kepala SKPK, Forkopimcam, dan perwakilan aparatur gampong se-Kecamatan Kuta Alam yang berlangsung di salah satu warung kopi di Beurawe, Senin (29/8/2022).

Seperti yang disampaikan Keuchik Kota Baru, Eddy Erwinsyah, dirinya meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) agar mempercepat penyaluran Alokasi Dana Gampong (ADG) karena persyaratan sudah dipenuhi. 

Eddy Erwinsyah menjelaskan, pihaknya baru menerima penyaluran tahap I sampai dengan Agustus 2022.

Seharusnya Pemko sudah menyalurkan dana ADG untuk tahap kedua.

Dia menambahkan, semua gampong di Kecamatan Kuta Alam mengharapkan sisa dana ADG di tahun 2022 ini, dapat disalurkan secepatnya dan penuh tanpa ada pengurangan. 

Baca juga: Upah Jerih Keuchik Rp 2,246 Juta Ternyata Setara dengan Gaji ANS, Sebelumnya Rp 1 Juta

“Keterlambatan penyaluran ADG ini berdampak pada gaji dan tunjangan perangkat gampong tidak terbayarkan,” urai dia.

“Dalam ADG juga termasuk operasional kantor dan honor kader-kader serta Satlinmas gampong,” terang Eddy Erwinsyah. 

Keuchik Lampulo, Alta Zaini menambahkan, bahwa menyangkut dengan pencairan dana ADG tahap kedua yang belum tersalurkan sampai dengan saat ini telah mengakibatkan tertahannya penghasilan tetap (Siltap) aparatur gampong. 

Di samping itu juga, biaya operasional yang memang harus setiap bulannya dikeluarkan, seperti rekening listrik, rekening air, biaya internet, serta biaya operasional lainnya, ikut tersendat. 

“Kami berharap agar keterlambatan penyaluran dana ADG ini dapat secepatnya terealisasi,” pinta dia.

“Perhatian Pj Wali Kota terhadap hal ini harap benar-benar diutamakan, sebab kami perpanjangan tangan Pemko yang sudah all-out melayani masyarakat,” ujar Alta Zaini. 

Baca juga: Ini Besarnya Jerih Keuchik dan Perangkat Gampong di Pidie Jaya

Merespon keluhan dari para keuchik tersebut, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar meminta kepada Pemko Banda Aceh agar dapat menyelesaikan honor aparatur gampong tepat pada waktunya. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved