Senin, 20 April 2026

Mulai Bagikan BLT BBM, Presiden Jokowi: Agar Daya Beli Masyarakat Lebih Baik

Presiden Joko Widodo secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat di Kantor Pos Jayapura, Papua

Editor: Faisal Zamzami
Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi mengucapkan selamat berpuasa Ramadan 1443 H sekaligus bersyukur tarawih bisa dilakukan berjemaah di Masjid 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Joko Widodo secara simbolis menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat di Kantor Pos Jayapura, Papua, Rabu (31/8/2022).

BLT BBM akan disalurkan dalam dua tahap, per tahapnya diberikan sebesar Rp 300.000.

Presiden Joko Widodo mengatakan, penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) dimulai Rabu (31/8/2022) hari ini. 

Penyaluran tersebut dimulai dari Kantor Pos Kabupaten Jayapura, Papua.

"Hari ini kita kita telah memulai pembagian BLT BBM yang diberikan kepada masyarakat selama empat bulan, per bulannya diberikan Rp 150.000, jadi totalnya Rp 600.009, dan diberikan dua kali, Rp 300.000, Rp 300.000," ujar Jokowi selepas meninjau penyaluran di Jayapura sebagaimana disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga: FAKTA BLT Pengalihan Subsidi BBM: Cair Mulai 1 September untuk 20,65 Juta Keluarga

Mengenai jumlah penerimanya di seluruh Indonesia, Presiden menyebutkan, akan ada 20,6 juta masyarakat yang menerima BLT BBM.

Selain itu, pemerintah juga akan menyalurkan Subsidi BBM bagi para pekerja yang memiliki pendapatan di bawah standar.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan, pemerintah segera menyalurkan bantuan sosial sebesar Rp 600.000 kepada para pekerja.

Mereka yang mendapat bantuan ini adalah yang memiliki gaji maksimal Rp 3.500.000 per bulan.

Bantuan ini akan menyasar sekitar 16 juta pekerja.

Baca juga: BLT Dana Desa di Aceh Singkil Kembali Cair, Ini Syaratnya

Tujuan pemberian BLT dan subsidi BBM

Sementara Menteri Sosial Tri Rismaharini menjelaskan bahwa pemberian BLT BBM dan Subsidi BBM merupakan upaya pemerintah mengalihkan pemberian subsidi BBM yang dianggap kurang tepat sasaran.

Selain itu lonjakan harga minyak dunia membuat pemerintah harus menaikan harga BBM karena hal yang sama terjadi hampir di seluruh dunia.

Baca juga: Disdik, DSI dan DPP ISAD Aceh Tandatangani MoU Berantas Radikalisme

Baca juga: Debat Panas Kasus Brigadir J, Mic Ali Ngabalin Dimatikan, Deolipa Yumara: Gitu Aja Ngamuk-ngamuk

Baca juga: Profil Antony Pemain Baru Manchester United, Si Jenius Dribel asal Brasil Pemecah Rekor Liga Belanda

Kompas.com: Jokowi: Kita Mulai Bagi BLT BBM Hari Ini agar Daya Beli Masyarakat Lebih Baik

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved