Senin, 13 April 2026

Profesor Zubairi Sebut Poligami Bukan Jalan Keluar Cegah HIV/AIDS

Prof Zubairi menekankan pencegahan paling mendasar adalah dengan mendapatkan edukasi tentang penularan HIV/AIDS.

KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN
ILUSTRASI - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menunjukan tren yang meningkat dari tahun ke tahun.(KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN) 

 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum soal poligami dapat mencegah penularan HIV/AIDS direspons berbagai pihak.

Termasuk Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang tidak sependapat dengan usulan Uu tersebut.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialisasi Hematologi Onkologi Medik Prof. dr. Zubairi Djoerban memandang cara berpoligami pada praktiknya tidaklah mudah.

"Pada prinsipnya sih boleh tetapi syaratnya juga tidak mudah, salah satunya harus izin istri, mana ada istri yang mau dipoligami," kata Prof Zubairi di Jakarta Breast Center, Jumat (2/9/2022).

Menurutnya, usulan poligami lebih-lebih tidak tepat jika konteksnya untuk mahasiswa karena harus memberikan nafkah sedangkan mahasiswa pada umumnya belum memiliki penghasilan tetap.

Baca juga: Latihan Bersama Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Digelar DLHK

Baca juga: Surya Darmadi Tersangka Kasus Mega Korupsi Lahan Sawit Segera Disidang

Baca juga: Sejarah Trofi Piala Dunia, Apakah Terbuat dari Emas?

"Tetapi poligami sebetulnya juga dari sisi agama bisa dikatakan tidak boleh karena kita harus adil, perlu biaya tidak sedikit, dan belum lagi dari hukum Indonesia mengenai undang-undang perkawinan," imbuhnya.

Prof Zubairi menekankan pencegahan paling mendasar adalah dengan mendapatkan edukasi tentang penularan HIV/AIDS.

"Yang terpenting rakyat Indonesia jangan sampai terjerumus dari prostitusi, dan jangan sekali-kali pakai narkotika," pungkasnya dalam wawancara dengan Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra.(Tribun Network/Reynas Abdila)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved