Breaking News:

Internasional

Banjir Pakistan Terus Berlangsung, Gletser Mencair Massal, Provinsi Jadi Danau Seluas 100 Km

Banjir bandang di Pakistan telah merenggut sedikitnya 1.033 jiwa sejak pertengahan Juni hingga Agustus 2022

Editor: bakri
AFP/ASIF HASSAN
Warga melintasi jalan yang tergenang banjir di daerah Kandiaro, sekitar 100 km dari Sukkur, Provinsi Sindh, Pakistan, Jumat (2/9/2022). 

Banjir bandang di Pakistan telah merenggut sedikitnya 1.033 jiwa sejak pertengahan Juni hingga Agustus 2022.

Banjir ini belum pernah terjadi sebelumnya dan menjadi bencana kemanusiaan terburuk dalam dekade ini.

Salah satu faktor penyebab banjir adalah hujan deras, yang semakin diperparah dengan terjadinya pencairan gletser secara massal akibat pemanasan global.

BANJIR parah masih terus berlangsung di Pakistan.Selain menewaskan 1.000 orang lebih, banjir juga telah menyebabkan 1 juta rumah hancur dengan jumlah korban terdampak mencapai 33 juta jiwa.

Bantuan kemanusian pun mulai berdatangan dari sejumlah negara.

Perkembangan terkini, citra satelit menunjukkan banjir parah di Pakistan menyebabkan beberapa bagian Provinsi Sindh menjadi danau seluas 100 kilometer persegi.

Dalam gambar yang diambil sensor satelit NASA, MODIS, pada 28 Agustus, tampak hujan lebat dan Sungai Indus yang meluap telah menenggelamkan sejumlah wilayah di Provinsi Sindh.

Sebagaimana diberitakan CNN, di bagian tengah citra satelit tersebut, tampak area biru gelap yang menunjukkan luapan Sungai Indus.

Luapan sungai dan hujan lebat di daerah itu membanjiri ladang pertanian seluas 100 km menjadi danau raksasa.

Baca juga: Enam Orang Tewas Akibat Gletser di Pegunungan Alpen Italia Runtuh

Baca juga: Gletser Antartika Seukuran Kota Florida Terancam Ambruk, Dunia Terancam Kiamat Kecil

Tak hanya itu, citra satelit dari Maxar Technologies menunjukkan sejumlah desa dan lahan hijau Pakistan berubah menjadi genangan air, salah satunya di Gudpur, Provinsi Punjab.

Salah satu faktor penyebab banjir di Pakistan kini adalah hujan deras.

Di Provinsi Sindh dan Balochistan, curah hujan terjadi 500 persen lebih besar ketimbang rata-rata.

Akibat fenomena ini, kedua provinsi itu dilanda banjir yang menenggelamkan pedesaan dan ladang pertanian di sana.

Menteri Perubahan Iklim Pakistan Sherry Rehman, Minggu (28/8/2022), bahkan sempat menyampaikan sejumlah wilayah negaranya terlihat seperti lautan kecil.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved