Breaking News:

Harga BBM

Penyesuaian Harga BBM Penting untuk Jaga Stabilitas Ekonomi

Gumarni mengatakan, penyesuaian ini akan menekan subsidi yang sangat tinggi, sehingga bisa dialihkan untuk sektor lain.

Editor: IKL
IST
Ketua Umum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA) Gumarni SH MSi 

SERAMBINEWS.COM - Ketua Umum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Aceh (LPMA), Gumarni SH MSi, menilai, keputusan pemerintah menyesuaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar sudah tepat. Sebab, menurutnya, langkah itu akan mengurangi beban negara dan berdampak baik untuk stabilitas ekonomi.

Gumarni mengatakan, penyesuaian ini akan menekan subsidi yang sangat tinggi, sehingga bisa dialihkan untuk sektor lain. Selama ini, lanjutnya, BBM subsidi juga tidak tepat sasaran karena masyarakat menengah ke atas juga menikmatinya.

Berdasarkan pendapar para ekonom, kata Gumarni, penyesuaian harga BBM subsidi bisa menjadi jalan keluar bagi pemerintah dalam merespons persoalan kuota BBM subsidi yang kian menipis. Di sisi lain, menurutnya, penambahan kuota BBM subsidi juga belum mendapat lampu hijau lantaran dapat memberikan tekanan yang lebih berat terhadap APBN.

“Penyesuaian ini (harga BBM) akan menekan subsidi yang sangat tinggi, sehingga bisa dialihkan untuk sekor lain. Sebab, subsidi BBM yang saat ini kurang tepat sasaran karena banyak dinikmati oleh golongan menengah ke atas ” ungkap Gumarni.

Penilaiannya tersebut, tambah Gumarni, didasarkan pada kondisi konsumsi Pertalite dan Solar bersubsidi sudah berada di atas proyeksi sebelumnya sehingga kuota diperkirakan habis pada Oktober-November mendatang. Karena itulah, sebut Gumarni, pemerintah harus melakukan langkah strategis untuk mengantisipasi hal tersebut.

Adapun pertimbangan lain perlunya penyesuaian harga BBM subsidi, sebut Gumarni, adalah harga minyak mentah internasional dan nilai tukar rupiah yang semakin anjlok. "Saat ini harga keekonomian Pertalite sekitar Rp17.000 per liter. Oleh sebab itu, kenaikan harga sekitar 30 persen menjadi Rp10.000 pet liter masih tetap jauh di bawah harga keekonomian-nya," imbuh dia.

Setelah melakukan penyesuaian harga Pertalite, tambah Gumarni, pemerintah juga perlu mengalokasikan bantalan sosial bagi masyarakat berpenghasilan rendah agar tidak mengalami penurunan daya beli yang signifikan. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved