Berita Banda Aceh
TransK Tambah Empat Rute Baru, Kebersihan dan Ketepatan Waktu Diawasi
Dinas Perhubungan Aceh menambahkan empat rute untuk layanan angkutan TransKoetaradja (TransK), yang mencakup wilayah Banda Aceh
BANDA ACEH - Dinas Perhubungan Aceh menambahkan empat rute untuk layanan angkutan TransKoetaradja (TransK), yang mencakup wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.
Penambahan itu karena tingginya permintaan warga di dua wilayah tersebut terhadap angkutan massal.
Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal mengatakan, tingginya permintaan masyarakat Kota Banda Aceh dan Aceh Besar terhadap pelayanan TransKoetaradja, akhinya membuat pihaknya menambah rute baru.
Dikatakan, Pemerintah Aceh memberikan perhatian khusus supaya angkutan massal itu bisa menjangkau wilayah layanan yang lebih luas.
“Oleh karenanya, guna menjawab kebutuhan transportasi masyarakat, Dinas Perhubungan Aceh melalui UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja memperluas layanannya dengan membuka 4 rute baru, supaya kebutuhan mobilitas masyarakat terpenuhi,” ujar Kadishub.
Rute pengumpan (feeder) baru yang dilalui Bus Trans Koetaradja sudah dimulai sejak 1 September 2022 lalu, yaitu Ulee Lheue-Simpang Rima, Simpang Rima-Simpang Tiga PU, Simpang Rima-Lampuuk dan Pusat Kota-Lambaro via Luengbata.
Bus ini beroperasional setiap hari mulai dari pukul 06.30 WIB hingga pukul 20.00 WIB.
Teuku Faisal mengatakan, dengan diluncurkannya rute baru ini, masyarakat di wilayah layanan dapat memanfaatkan Trans Koetaradja untuk berbagai kebutuhan mobilisasi, seperti kebutuhan perdagangan, bisnis, pendidikan maupun aktifitas sosial kemasyarakatan dan keagamaan.
Baca juga: Dishub Banda Aceh Ajak Penyandang Disabilitas Survei Halte Trans Koetaradja, Ini Tujuannya
Baca juga: Cegah Penyebaran Virus Corona, Bus Trans Koetaradja Berhenti Beroperasi
Baca juga: Bus Trans Koetaradja Alami Pecah Ban Depan di Simpang Lampriet, Timbulkan Kemacetan Lalu Lintas
Rute baru ini juga diharapkan dapat menunjang aktifitas wisata karena terhubung dengan kawasan wisata pantai Lampuuk di Aceh Besar.
Serta dengan mudah dapat terkoneksi dengan rute-rute utama lainnya.
"Penumpang yang ingin berpindah rute, dapat turun pada halte transit, dan selanjutnya melanjutkan perjalanannya ke rute yg dituju," ungkap Faisal.
Kepala UPTD Angkutan Massal TransKoetaraja, M Hanung Kuncoro mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap ketepatan waktu, kebersihan dan pelayanan angkutan masal perkotaan milik masyarakat Aceh ini.
Ia berharap masyarakat dapat menikmati pelayanan rute baru ini dan bersama-sama menjaga kebersihan serta menerapkan protokol kesehatan dalam bertransportasi.
“Mari sama-sama kita jaga kebersihan dalam angkutan umum ini, supaya semuanya merasa nyaman saat naik Trans Koetaradja,” imbaunya. (mun)
Baca juga: Warga Kutabaro Berharap Bus Trans Kutaraja Lintasi Jalan Lam Ateuk-Darussalam
Baca juga: Bus Trans Koetaradja Terbakar di Kompleks Terminal Batoh, Diduga Ada Korslet pada Lampu LED
Baca juga: Mulai 18 Agustus, Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, Ini yang Wajib Dipatuhi Penumpang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/angkutan-massal-trans-koetaradja-yang-dipasangi-stiker-sejumlah-atraksi-wisata.jpg)