Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pelabuhan Ulee Lheue Tambah Kursi Terminal, Haizir Sulaiman: Dorong Pertumbuhan Pariwisata

Bank Aceh menyerahkan sebanyak 25 unit kursi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, yang selanjutnya difungsikan untuk ruang tunggu

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Suasana penumpang di pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. 

BANDA ACEH - Bank Aceh menyerahkan sebanyak 25 unit kursi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, yang selanjutnya difungsikan untuk ruang tunggu Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh.

Penyerahan itu berlangsung, Kamis (8/9/2022), di Pelabuhan Ulee Lheue.

Penyerahan kursi yang berasal dari CSR (Corporate Social Responsibility) Bank Aceh itu, dilakukan oleh Direktur Utama Bank Aceh, Haizir Sulaiman kepada Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal.

Pada kesempatan tersebut, Teuku Faisal yang didampingi pejabat struktural Dishub Aceh menyampaikan, Bank Aceh sudah berkali-kali menyalurkan bantuan pada sarana transportasi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.

"Untuk itu, kami berterima kasih atas bantuan CSR dari Bank Aceh," ungkap Faisal.

Bantuan CSR pada sektor pelayanan publik, menurut Teuku Faisal, sangat tepat sasaran.

Karena fasilitas itu akan digunakan setiap saat oleh masyarakat.

Ia mencontohkan, saat musim liburan maupun angkutan lebaran, penumpang yang menggunakan angkutan penyeberangan membeludak, sehingga membutuhkan kursi tunggu yang banyak.

“Saat penumpang membeludak, menyebabkan sebagian pengguna jasa tidak terlayani oleh fasilitas pelabuhan, termasuk ruang tunggu yang tidak memadai lagi, sehingga Dishub Aceh melakukan pembenahan.

Baca juga: Tren Baru, Puluhan Mobil di Pelabuhan Ulee Lheue tak Bertuan, Kemana Saja Para Pemiliknya?

Baca juga: Sehari Setelah Idul Adha 1443 Hijriah, Tak ada Lonjakan Penumpang ke Sabang di Pelabuhan Ulee Lheue

Bantuan seperti ini Insyaallah benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat pengguna jasa pelabuhan," ujar Teuku Faisal.

Teuku Faisal membahas terkait potensi pengembangan pelabuhan penyeberangan, baik Ulee Lheue maupun Balohan.

"Pelabuhan saat ini konsepnya seperti rest area, jadi saat pelayanan pelabuhan tutup, orang tetap bisa memasuki pelabuhan untuk sekedar menikati pemandangan atau menikmati kuliner yang berjualan di area pelabuhan," ujarnya.

Oleh karena itu, Teuku Faisal mendorong pihak swasta, termasuk Bank Aceh untuk masuk dan berinvestasi di berbagai sarana transportasi agar aset Pemerintah Aceh terberdayakan dengan baik.

"Dishub Aceh siap bila ada hal-hal yang dapat kita kerjasamakan dengan Bank Aceh untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan kunjungan pariwisata melalui fasilitas perhubungan," ungkap Teuku Faisal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved