Breaking News:

Berita Aceh Utara

Mahasiswa Unimal Latih Nelayan di Aceh Utara Cara Membuat Rumpon Ramah Lingkungan

Pelatihan ini bertujuan mengajarkan dan mengenalkan penerapan teknologi Rumpon sebagai alat bantu penangkapan ikan ramah lingkungan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Taufik Hidayat
Dok Mahasiswa
Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Malikussaleh, melatih puluhan nelayan cara membuat rumpon ramah lingkungan, di Balai Pertemuan Desa Cot Seurani Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Malikussaleh(HIMAIKA Unimal), melatih puluhan nelayan cara membuat Rumpon ramah lingkungan, di Balai Pertemuan, Desa Cot Seurani Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara dua hari lalu. 

Kegiatan ini bertujuan mengajarkan dan mengenalkan penerapan teknologi Rumpon sebagai alat bantu penangkapan ikan ramah lingkungan. Karena alat ini berguna dalam meningkatkan perekonomian bidang sektor perikanan tangkap.

Sosialisasi bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa Cot Seurani Melalui Penerapan Teknologi Rumpon Ramah Lingkungan" ini diikuti sekitar 30 nelayan.  

Mereka adalah aparatur desa dan kelompok nelayan "Mita lam laot", didampingi oleh Dosen Program Studi Ilmu Kelautan Unimal. 

“Kegiatan ini berisikan perkenalan bahan-bahan pembuatan rumpon kepada masyarakat,” ujar Pembina Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA)HIMAIKA UNIMAL,Imam Shadiqin, MSi, dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Senin (12/9/2022). 

Bahkan kata Imam, juga diadakan praktik langsung pembuatan rumpon yang dipandu oleh mahasiswa, sehingga nantinya petani dapat membuat sendiri rumpon tersebut. 

Menurut Imam, pelatihan dan sosialisasi sangat penting bagi nelayan. Karena pembaruan teknologi dalam penangkapan ikan bisa meningkatkan produktivitas hasil tangkapan.

“Sehingga tidak susah lagi dalam penentuan area penangkapan ikan,” kata Imam. 

Sementara itu, Ketua Kelompok PPK Ormawa HIMAIKA Unimal Malik Pajar Lubis, saatmengisi materi dalam kegiatan ini mengatakan, teknologi rumpon yang diperkenalkan merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat. 

Khususnya kata Malik, yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan, karenakan bisa membantu masyarakat dalam mengatasi masalah perekonomian terutama di masa kenaikan BBM yang baru baru saja terjadi. 

Mahasiswa juga mengucapkan terimakasih kepadamasyarakat yang sudah membantu terlaksananya pelatihan dan sosialisasi tersebut. 

Harapan seluruh unsur masyarakat, pemerintah serta mahasiswa dapat bekerja sama dalam meningkatkan kualitas perekonomian di masa kenaikan BBM, khususnya pada sektor perikanan dan kelautan khusus yang ada di Aceh. 

Kelompok PPK Ormawa HIMAIKA Unimal terdiri Program Studi Ilmu Kelautan berbagai angkatan. 

Di antaranya Muhammad Farraz dan Meutia Handayani angkatan 2018, Malik Pajar Lubis, Muhammad Tori, Rani Elok Faradiba dan Dafa Abdillah dari angkatan 2019. 

Kemudian Dea Opiani, Usnia Puada Harahap, dan Khairul Nizam dari angkatan 2020.(*)

Baca juga: VIDEO Tradisi Kenduri Laut di Aceh Singkil, Atraksi Baru Bagi Wisatawan Pulau Banyak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved